JABODETABEK
Pemprov DKI Akan Terapkan QRIS untuk Pembelian Elpiji 3 Kg, Subsidi Lebih Tepat Sasaran
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera menerapkan sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk pembelian elpiji 3 kilogram. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi elpiji subsidi lebih tepat sasaran dan hanya dapat diakses oleh warga Jakarta yang benar-benar berhak menerimanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, menjelaskan bahwa sistem ini akan membantu menjaga kuota elpiji subsidi agar tidak dibeli oleh warga dari luar Jakarta.
“Nanti kita atur datanya secara lengkap. Siapa saja warga Jakarta yang berhak menerima akan masuk dalam sistem. Saat membeli, tinggal di-tap menggunakan QRIS. Kalau ternyata KTP-nya bukan DKI, akan langsung ketahuan,” ujar Hari di Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Elpiji Subsidi Hanya untuk Warga Jakarta yang Berhak
Selama ini, pembelian elpiji 3 kg di pangkalan hanya mengandalkan KTP, namun mekanismenya belum efektif. Akibatnya, subsidi sering tidak tepat sasaran dan bisa dibeli oleh masyarakat di luar kelompok penerima manfaat.
Melalui sistem QRIS ini, pemerintah juga dapat memastikan bahwa hanya masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti warga yang masuk dalam kategori rumah tangga miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang bisa membeli elpiji subsidi.
“Mau KTP dari mana, saya nggak tahu. Sekarang alokasi DKI ya untuk warga DKI. Siapa saja yang berhak? Rumah tangga miskin yang masuk desil satu, dua, dan seterusnya dalam DTKS. Jangan sampai orang yang seharusnya membeli elpiji non-subsidi malah membeli yang 3 kg,” tambahnya.
Belum Dipastikan Kapan Diterapkan
Meski rencana ini telah disusun, Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji waktu penerapan mekanisme QRIS untuk pembelian elpiji subsidi.
Hari berharap, dengan sistem ini, subsidi elpiji bisa lebih tepat sasaran dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Kita ingin subsidi ini betul-betul sampai ke yang berhak. Dengan sistem ini, kita bisa lebih memastikan hal tersebut,” pungkasnya.
Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam penyaluran subsidi energi yang lebih transparan dan adil bagi masyarakat Jakarta. (KAISAR/RIHADIN)
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 14:16 WIBPT Freeport Tutup Sementara Akses Timika–Tembagapura Usai Penembakan di Mile 50
-
DUNIA12/02/2026 08:00 WIBGencatan Senjata Terancam! Netanyahu Lapor Trump Siapkan Operasi Militer Baru di Gaza
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 15:18 WIBTPNPB-OPM Akui Serangan di Tembagapura, Sampaikan Tuntutan Politik
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 18:47 WIBSeorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Mimika, Ini Kronologinya
-
NASIONAL12/02/2026 10:00 WIBKasus Korupsi Ekspor CPO: Kejagung Ungkap 20 Perusahaan dan Tahan 11 Tersangka
-
JABODETABEK12/02/2026 05:30 WIBSiapkan Payung! Jabodetabek Diprediksi Hujan Seharian pada Kamis 12 Februari
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 16:31 WIBKapendam Beberkan Kronologi Penembakan di Mile Post 50
-
POLITIK12/02/2026 07:00 WIBPosisi Gibran Terancam? Pengamat Bicara Peluang Cak Imin dalam Bursa Cawapres Prabowo 2029

















