JABODETABEK
Pramono Anung Pastikan Patung Jenderal Sudirman Tetap di Dukuh Atas
AKTUALITAS.ID – Polemik rencana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas akhirnya berakhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ikon ibu kota itu tetap berada di lokasi semula dan tidak akan digeser meski proyek pedestrian deck atau jembatan cincin donat segera dibangun.
Keputusan tersebut diumumkan langsung saat pencanangan pembangunan jembatan donat di Dukuh Atas, Minggu (21/6/2026). Pramono menyatakan pemerintah memilih mempertahankan patung agar tidak memunculkan kontroversi baru sekaligus menjadikannya sebagai pusat perhatian dalam wajah baru kawasan integrasi transportasi Jakarta.
“Patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kita geser supaya tidak menjadi polemik. Tempat ini justru akan menjadi lebih baik dan lebih indah,” ujar Pramono.
Keputusan ini sekaligus membatalkan wacana yang sempat ramai diperbincangkan sejak 2025. Saat itu, Patung Jenderal Sudirman direncanakan dipindahkan ke kawasan perbatasan Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman demi mendukung penataan kawasan Dukuh Atas.
Namun setelah meninjau desain terbaru, Pemprov DKI memilih mempertahankan posisi patung. Bahkan, monumen pahlawan nasional tersebut akan menjadi elemen utama proyek jembatan donat.
Dalam rancangan terbaru, Patung Jenderal Sudirman akan berada tepat di tengah lingkaran pedestrian deck. Pengunjung yang berjalan di atas jembatan nantinya dapat menikmati sudut pandang baru melalui anjungan khusus yang menghadap langsung ke patung.
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan keberadaan anjungan tersebut membuat masyarakat bisa menikmati Patung Jenderal Sudirman dari ketinggian tanpa mengurangi nilai historis maupun estetika kawasan.
Selain mempertahankan ikon kota, proyek pedestrian deck juga ditargetkan memperkuat konektivitas antarmoda transportasi. Jembatan donat akan menghubungkan MRT, LRT, TransJakarta, KRL Commuter Line, hingga kereta bandara dalam satu kawasan yang terintegrasi.
Pramono optimistis kehadiran fasilitas tersebut juga mampu mengurangi kemacetan di Jalan Sudirman. Selama ini, aktivitas penumpang yang naik dan turun kendaraan di tepi jalan kerap memicu perlambatan arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk dan saat hujan.
Dengan keputusan mempertahankan Patung Jenderal Sudirman, salah satu polemik penataan kawasan Dukuh Atas akhirnya resmi ditutup. Proyek jembatan donat tetap berjalan, sementara ikon bersejarah Jakarta dipastikan tetap berdiri di tempatnya dan bahkan diproyeksikan menjadi daya tarik utama kawasan baru tersebut. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
JABODETABEK29/09/2026 12:30 WIBMotor Mogok Berujung Saling Tusuk
-
OTOTEK29/09/2026 13:30 WIBSengaja Bikin Bocil Candu, TikTok Dipaksa Bayar Rp 4,7 Triliun
-
POLITIK29/09/2026 16:00 WIBBelum 2029, Golkar Sudah Pasang Kuda-Kuda Kemenangan
-
NASIONAL29/09/2026 17:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong
-
POLITIK29/09/2026 13:00 WIBJokowi Pamer KTA PSI, PDIP: Mending Pamer Ijazah
-
NASIONAL29/09/2026 14:00 WIBDKPP Pecat Ketua Bawaslu Labuhanbatu

















