JABODETABEK
Gubernur Pramono Anung akan Bangun JPO di Rasuna Said dengan Konsep Gembok Cinta
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan akan membangun dua jembatan penyeberangan orang di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang akan dilengkapi konsep gembok cinta sebagai ikon baru kota.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan Rasuna Said yang telah rampung dan diharapkan menjadi landmark baru Jakarta, dengan unsur estetika dan ruang publik perlu dihadirkan dalam infrastruktur kota.
“Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Bina Marga, ada dua jembatan yang akan dipasang penyeberangan di sungainya. Nanti boleh orang memasang gembok cinta,” kata Pramono, Selasa (30/6/2026).
Dirinya menambahkan konsep cinta menjadi bagian dari identitas ruang publik yang ingin dihadirkan di Jakarta. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga pengalaman masyarakat.
“Cinta di Jakarta merupakan salah satu poin penting,” ujarnya.
Pramono sebelumnya menyebut kawasan Jalan HR Rasuna Said yang telah ditata ulang akan menjadi ikon baru ibu kota. Penataan dilakukan sepanjang 3,8 kilometer dengan berbagai perbaikan infrastruktur.
“Jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta,” kata dia.
Sebagai informasi, proyek penataan tersebut mencakup perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel, serta perbaikan elevasi jalan antara jalur cepat dan lambat. Total anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp91 miliar. (Purnomo)
-
JABODETABEK14/08/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Jumat Aman untuk Aktivitas
-
OASE14/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Turunkan Ayat Penyembuh
-
NUSANTARA14/08/2026 07:30 WIBRatusan Pelajar Diduga Keracunan MBG di Karo
-
RIAU14/08/2026 16:30 WIBTolak Berhubungan Badan, IRT Tewas Dicekik Doorsmeer
-
NASIONAL14/08/2026 06:00 WIBWaka MPR Dorong EBT Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia
-
NASIONAL14/08/2026 11:30 WIBKetua MPR: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
JABODETABEK14/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jumat Hadir di 5 Titik Jakarta
-
DUNIA14/08/2026 08:00 WIBKomandan Hamas Jadi Target Israel