JABODETABEK
Penusuk Acak di Tangerang Akhirnya Masuk Perangkap Polisi
AKTUALITAS.ID – Teror mengerikan yang menghantui warga Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya pecah! Seorang pria berdarah dingin nekat melakukan aksi penusukan secara acak dari atas motor, mengincar punggung warga yang sedang lengah di jalanan. Selama berbulan-bulan, predator jalanan ini berkeliaran bebas mencari mangsa!
Aksi brutal bin psikopat ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari. Hingga Sabtu (11/7/2026), polisi mencatat sudah ada dua korban yang bersimbah darah akibat ulah sadis pelaku berinisial KM ini.
Kekejaman pelaku pertama kali memakan korban pada 11 Mei 2026 di Jalan Sawo X, Cibodasari. Korbannya, seorang emak-emak bernama Sunarah, sedang asyik bersepeda pagi setelah olahraga. Tanpa diduga, pelaku memepetnya dari belakang dan menusuk punggung korban.
Gila-nya, saking cepatnya serangan itu, korban semula hanya mengira dirinya disengat serangga! Baru setelah tiba di tempat kerja, rekan-rekannya menjerit histeris melihat darah mengucur dari luka robek menganga di punggung kanan korban.
Belum puas, pada 9 Juli 2026, pelaku kembali berburu nyawa di Jalan Bawang VII. Kali ini, seorang pemuda bernama Malik Zaidan Setiono yang sedang berjalan santai menuju minimarket tiba-tiba dihantam dari belakang. Pinggang kanannya robek dan bersimbah darah hingga harus dilarikan ke rumah sakit demi mendapat jahitan darurat!
Setelah menjadi buronan dan bikin resah satu kota, pelarian KM berakhir tragis. Polisi berhasil mengendus tempat persembunyiannya dan meringkus pelaku di kawasan Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Sabtu siang (11/7/2026) pukul 11.30 WIB.
Petugas juga menyita motor Honda Beat hitam yang digunakan pelaku untuk mengintai korban, serta pakaian yang ia kenakan saat melancarkan aksi biadabnya.
Kini, spekulasi liar bermunculan mengenai motif asli pelaku. Apakah pelaku murni psikopat yang haus darah, atau ada motif balas dendam tersembunyi? Polisi masih memeriksa KM secara intensif dan curiga ada korban-korban lain yang belum berani bersuara.
“Kami masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa, jangan takut, segera melapor!” tegas Kombes Jauhari. (Irawan/Mun)
-
RIAU13/10/2026 22:30 WIBWakil Ketua III DPRD Bengkalis Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak
-
NASIONAL13/10/2026 20:15 WIBPejabat BNPB Dikabarkan Terjaring OTT KPK
-
POLITIK13/10/2026 20:00 WIBKepala Bakom Tegaskan Wapres Gibran Tak Bisa Dimakzulkan
-
OASE14/10/2026 05:00 WIBInilah Doa Nabi Muhammad SAW agar Hujan Membawa Manfaat
-
JABODETABEK14/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Cerah di Seluruh Jakarta
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
RIAU13/10/2026 21:30 WIBHendrik Pangaribuan Berharap Pelalawan Makin Maju dan Sejahtera
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911