NASIONAL
DKPP Terima 568 Aduan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu
AKTUALITAS.ID – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima 568 aduan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) selama periode Januari hingga Oktober 2024. Sumatera Utara tercatat sebagai provinsi dengan aduan terbanyak, mencapai 61 kasus, disusul Jawa Barat dengan 41 aduan, dan Sulawesi Selatan dengan 21 aduan.
Sekretaris DKPP, David Yama, mengungkapkan lonjakan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengawasan pemilu dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatat 325 aduan. “Ini menandakan partisipasi masyarakat yang semakin tinggi dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada,” jelas David dalam Rapat Koordinasi Penyelenggara Pemilu Wilayah I di Makassar, Jumat (25/10/2024).
Ketua DKPP, Heddy Lukito, menambahkan bahwa kedekatan geografis dan emosional komisioner KPU dan Bawaslu dengan peserta Pilkada menjadi faktor yang rentan mempengaruhi integritas penyelenggara. “Dalam Pilkada, komisioner sering kali dekat secara emosional dan geografis dengan peserta, yang bisa memicu pelanggaran etik,” ujarnya.
DKPP, lanjut Heddy, berfokus pada edukasi etik guna menjaga marwah lembaga penyelenggara. Namun, sanksi tegas akan diberikan bila ditemukan pelanggaran serius. “Tugas utama kami bukan hanya memecat, tapi menjaga integritas lembaga,” tambahnya.
Heddy menekankan bahwa regulasi kepemiluan yang berubah di tengah tahapan pemilu menjadi tantangan tersendiri yang dapat mempengaruhi kualitas demokrasi. “Indeks Demokrasi Indonesia masih perlu ditingkatkan. Evaluasi terhadap regulasi yang muncul di tengah tahapan perlu dilakukan agar kualitas Pemilu mendatang lebih baik,” pungkasnya. (Yan Kusuma)
-
FOTO09/04/2026 16:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Listrik di Magelang
-
JABODETABEK10/04/2026 06:00 WIBSIM Keliling Jumat di Lima Lokasi Jakarta
-
PAPUA TENGAH09/04/2026 16:00 WIBJejak CCTV Ungkap Tragedi Berdarah di Halaman Masjid Al-Azhar Timika
-
OLAHRAGA10/04/2026 08:00 WIBPiala Dunia 2026, Bakal Dipimpin 52 Wasit Utama
-
RIAU10/04/2026 07:00 WIBDiduga Dibunuh, Sorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bengkalis
-
EKBIS10/04/2026 09:30 WIBRupiah Menguat Jadi Rp17.083 Per Dolar AS
-
EKBIS10/04/2026 07:30 WIBHarga Emas Naik Rp7.000 Jadi Rp2,857 Juta/Gr
-
OLAHRAGA09/04/2026 16:30 WIBPiala BJK Grup I, Indonesia Libas Mongolia 3-0

















