NASIONAL
BPJS Ketenagakerjaan ‘Dipercepat’, Hak Pekerja Sritek ‘Dikawal’ hingga Lebaran
AKTUALITAS.ID – Pemerintah dan DPR, melalui Komisi IX, memastikan hak-hak pekerja PT Sritek akan segera dipenuhi dengan baik. Upaya ini termasuk percepatan pencairan BPJS Ketenagakerjaan, peningkatan layanan, serta penjaminan hak-hak pekerja seperti Tunjangan Hari Raya (THR), pesangon, dan jaminan kehilangan pekerjaan.
Aktivis buruh sekaligus anggota Komisi IX DPR, Obon Tabroni, mengungkapkan keluhan terkait lambatnya pencairan BPJS Ketenagakerjaan telah ditanggapi dengan cepat. “Alhamdulillah prosesnya berjalan baik. BPJS Ketenagakerjaan telah menambah petugas, dan sebelum Lebaran, semua proses akan selesai,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).
Selain itu, Obon menambahkan kebijakan jaminan kehilangan pekerjaan juga telah mengalami kenaikan yang signifikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat menambah rasa aman bagi para pekerja.
Pemerintah juga memastikan hak-hak lainnya, termasuk THR dan pesangon, akan terus dipantau agar tidak ada penundaan dalam pemenuhannya. Terkait dengan masalah kepailitan PT Sritek, Obon menjelaskan pemerintah telah merencanakan pengoperasian kembali perusahaan melalui manajemen baru, dengan komitmen untuk mempekerjakan kembali karyawan yang terdampak.
Obon juga menanggapi adanya ajakan demonstrasi oleh kelompok yang tidak berasal dari kalangan karyawan PT Sritek. “Kami serukan agar semua pihak berjuang bersama untuk memastikan hak pekerja dipenuhi dengan baik, tanpa adanya provokasi yang hanya memperkeruh situasi,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, pemerintah dan DPR berkomitmen untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan pekerja PT Sritek. (Mun/ Ari Wibowo)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
POLITIK13/05/2026 10:00 WIBPuan: RUU Pemilu Masih Cari Titik Temu
-
JABODETABEK13/05/2026 12:30 WIBParkir Ilegal Blok M Diduga Raup Rp100 Juta Sehari
-
DUNIA13/05/2026 12:00 WIBUEA Nekat Hantam Kilang Iran