NUSANTARA
Dirlantas Polda Riau Minta Masyarakat Dukung Operasi Patuh 2025
AKTUALITAS.ID – Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengajak sekaligus mengimbau masyarakat dapat memberikan dukungan terselenggaranya Operasi Patuh Lancang Kuning 2025. Salah satu bentuk dukungan bagi pengguna jalan raya adalah dengan membudayakan tertib lalu lintas.
“Cukup dengan tertib lalu lintas, masyarakat sudah berperan dalam memberikan dukungan kegiatan OPS Patuh LK 2025,”kata Dirlantas dihadapan wartawan, Selasa (22/7/2025).
Dirlantas menambahkan, operasi patuh lancang kuning 2025 juga terfokus pada kendaraan yang melebihi kapasitas.Ini bertujuan untuk mengurangi angka fatalitas kecelakaan di jalan raya.
“Baru-baru ini telah terjadi kecelakaan lalu lintas Pekanbaru- Pelalawan. Lima orang meninggal dunia dan dua lainnya luka berat. Maka dari itu, pengguna jalan raya dapat berhati-hati, kurangi kecepatan, patuhi rambu,” imbuh Taufiq.
Sebagaimana diketahui kegiatan operasi patuh dengan sandi lancang kuning adalah operasi tahunan yang digelar secara serentak se Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung selama 14 hari mulai 24 Juli hingga 27 Juli 2025. (BAMBANG IRIAWAN/DIN)
-
JABODETABEK22/05/2026 09:04 WIBKonflik Ahmad Bahar dan Hercules Memanas, Putri Bahar Mengaku Diintimidasi
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 13:00 WIBDinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
-
NASIONAL21/05/2026 21:00 WIBDinkes Bekasi Dilaporkan ke KPK Terkait Pengadaan Ambulans dan Mobil Jenazah
-
JABODETABEK22/05/2026 08:00 WIBInvestigasi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur Masih Berjalan, Ini Temuan Awalnya
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi
-
NASIONAL22/05/2026 14:00 WIBDenny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 15:00 WIBMimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
-
JABODETABEK22/05/2026 16:00 WIBKecelakaan KA Argo Bromo dan Commuter Line, Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka