Connect with us

RIAU

Bupati Pelalawan Zukri Misran Berkomitmen Perangi Narkoba

Aktualitas.id -

Bupati Pelalawan Zukri Misran, saat memimpin Apel Siaga Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan Tahun 2026, Rabu (13/5/2026) di halaman Kantor Bupati Pelalawan. AKTUALITAS.ID/Humas Pelalawan

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan komitmen memperkuat perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui pembentukan dan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba. Komitmen itu ditegaskan dalam Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan Tahun 2026 yang dipimpin Bupati Pelalawan H Zukri Misran di halaman Kantor Bupati Pelalawan, pada Rabu (13/5/2026) lalu.

Dalam apel tersebut, Zukri menegaskan Kabupaten Pelalawan tidak memberi ruang bagi jaringan peredaran narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

“Tidak ada ruang untuk peredaran narkoba di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Pelalawan,” kata Zukri dalam keterangan resmi kepada Aktualitas.id, Senin (18/5/2026).

Zukri menjelaskan pembentukan Satgas Anti Narkoba menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi penanganan narkotika secara terpadu. Menurut dia, koordinasi lintas sektor diperlukan agar langkah pencegahan dan pemberantasan berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Apel siaga ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan koordinasi dan kesiapan seluruh unsur agar upaya penanganan narkoba di Kabupaten Pelalawan dilakukan secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati Pelalawan Zukri Misran, berfoto bersama usai memimpin Apel Siaga Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan Tahun 2026, Rabu (13/5/2026) di halaman Kantor Bupati Pelalawan.

Ia menilai kejahatan narkoba telah berkembang secara terorganisasi, melintasi wilayah hingga lintas negara. Karena itu, pendekatan biasa dinilai tidak cukup untuk menekan jaringan peredaran narkotika.

“Kita harus bertindak luar biasa. Penindakan hukum harus tegas dan tanpa kompromi terhadap jaringan pengedar. Selain itu diperlukan pemetaan dan pengawasan wilayah rawan, pemutusan rantai distribusi hingga ke akar jaringan, serta penguatan pencegahan berbasis masyarakat,” ucapnya.

Zukri menegaskan Satgas Anti Narkoba harus bekerja nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten Pelalawan, kata dia, siap mendukung penguatan kebijakan dan kelembagaan, termasuk melibatkan seluruh perangkat daerah dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita semua, baik pemerintah, masyarakat, keluarga hingga individu,” katanya.

Selain penindakan, pemerintah daerah juga mendorong pencegahan melalui edukasi, deteksi dini, dan pelibatan masyarakat di lingkungan sekolah, kampus, serta komunitas sosial guna mempersempit ruang gerak sindikat narkotika.

Usai apel siaga, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menggelar penguatan Kampung Tangguh Bebas Narkoba yang disertai kegiatan penanaman pohon di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis, 14 Mei 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi Polri yang menggabungkan aspek keamanan lingkungan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan sosial dan lingkungan.

“Desa yang tangguh adalah desa yang warganya sehat jasmani, terbebas dari narkoba, serta memiliki lingkungan hijau dan nyaman,” kata John.

John mengatakan lingkungan hijau dan terawat diyakini dapat membantu menciptakan ketenangan psikologis masyarakat serta mengurangi faktor pemicu penyalahgunaan narkoba.

“Kami percaya lingkungan yang hijau dan terawat dapat menumbuhkan ketenangan pikiran dan mengurangi stres, yang menjadi salah satu faktor pemicu penyalahgunaan narkoba. Karena itu, Kampung Tangguh Narkoba di Desa Makmur dilengkapi gerakan penanaman pohon,” ujarnya.

Ia berharap model pembinaan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Desa Makmur dapat diterapkan di desa lain di wilayah hukum Polres Pelalawan.

“Mari kita sama-sama perangi narkoba. Apabila mengetahui adanya peredaran narkoba ataupun gangguan kamtibmas segera lapor dan hubungi layanan 110,” kata John.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Basa Emden Banjarnahor, perwakilan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Kepala Badan Kesbangpol Pelalawan Andi Yuliandri, Kepala BNN Pelalawan AKBP Kuku Yulianto Widodo, pejabat utama Polres Pelalawan, Ketua Kampung Tangguh Desa Makmur Sunardi, perwakilan pelajar SMKN 1 Pangkalan Kerinci, Ketua Granat Kabupaten Pelalawan Richard Simajuntak, Duta Narkoba Kabupaten Pelalawan Wahyu Trinanda Puteri, serta unsur masyarakat Desa Makmur. (M.Said)

TRENDING

Exit mobile version