DUNIA
Pemimpin Militer Hamas di Gaza Dikabarkan Tewas Diserang Israel
AKTUALITAS.ID – Perang Gaza kembali memanas. Militer Israel mengklaim berhasil menewaskan Ezzedin al-Haddad, sosok misterius yang dijuluki “Ghost of al-Qassam”, dalam serangan udara dahsyat di Kota Gaza pada Jumat (15/5/2026) malam. Haddad disebut sebagai salah satu otak utama serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang mengguncang dunia.
Serangan terjadi di kawasan Al-Rimal, Kota Gaza, saat Israel mengaku menerima informasi intelijen terkait keberadaan Haddad.
Jet tempur Israel langsung dikerahkan untuk melancarkan operasi eliminasi terhadap pemimpin militer Hamas tersebut.
Saksi mata melaporkan dentuman ledakan keras mengguncang lingkungan Al-Rimal sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Militer Israel menyebut Haddad sebagai target bernilai tinggi yang telah lama diburu karena diduga menjadi salah satu arsitek serangan Hamas ke wilayah selatan Israel yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan memicu penyanderaan ratusan warga.
Haddad dikenal sebagai figur tertutup dan sulit dilacak. Julukan “Ghost of al-Qassam” melekat karena ia beberapa kali lolos dari upaya pembunuhan Israel sebelumnya.
Selain memimpin operasi militer Hamas di Gaza, Haddad disebut memiliki peran penting dalam perekrutan pejuang baru dan pengawasan terhadap sandera Israel yang masih ditahan Hamas.
Karier Haddad di Hamas disebut dimulai sejak awal pembentukan kelompok tersebut. Ia kemudian naik melalui Brigade Al-Qassam dan sempat bertugas di unit keamanan internal Hamas, al-Majd, yang bertugas memburu mata-mata dan kolaborator.
Pada musim semi 2025, Haddad mengambil alih posisi kepala militer Gaza setelah tewasnya Yahya dan Mohammed Sinwar.
Ia menjadi pemimpin ketiga Hamas dalam kurun tujuh bulan terakhir yang masuk daftar target utama Israel.
Di bawah kepemimpinannya, Hamas berusaha membangun kembali kekuatan tempur yang terpukul akibat perang berkepanjangan dengan merekrut ribuan anggota baru meski minim pelatihan dan persenjataan.
Meski Israel mengklaim telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur militer Hamas dan menewaskan ribuan pejuangnya, kelompok tersebut masih mempertahankan pengaruh di sekitar 40 persen wilayah Gaza yang belum sepenuhnya dikuasai Israel.
Hingga kini, Hamas belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim kematian Ezzedin al-Haddad.
Di sisi lain, situasi Gaza tetap mencekam meski secara teknis tengah berada dalam fase gencatan senjata. Israel masih terus melancarkan serangan terhadap pihak yang dianggap mengancam keamanan di sepanjang garis perbatasan. (Mun)
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000