PAPUA TENGAH
Dinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggandeng lembaga adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga aparat kampung dalam upaya memperkuat promosi kesehatan dan pencegahan masalah kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput. Langkah itu dibahas dalam Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan yang digelar di salah satu hotel di Timika, Jumat (22/5/2026).
Forum tersebut digelar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, pencegahan stunting, kesehatan lingkungan, hingga penguatan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, menilai isu kesehatan tidak dapat dibebankan kepada satu institusi semata. Menurut dia, keterlibatan semua unsur masyarakat diperlukan agar program kesehatan berjalan efektif hingga tingkat kampung.
“Kalau kita bicara tentang kesehatan, bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujar Godfried saat membuka kegiatan.
Ia mengatakan partisipasi aktif tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta pemangku kepentingan lain menjadi faktor penting dalam menyukseskan program kesehatan di lapangan. Forum advokasi tersebut juga diarahkan untuk menyatukan persepsi serta memetakan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Mimika.
“Jadi marilah Bapak-Ibu sekalian kita sama-sama bekerja dalam kapasitas kita, apakah itu sebagai tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, maupun tokoh lainnya,” kata Godfried.
Ketua Panitia Kegiatan, Agustina Paulina Gayatri, menjelaskan pelibatan tokoh adat dan masyarakat dilakukan karena memiliki pengaruh sosial serta kedekatan langsung dengan warga, terutama di kampung-kampung dan distrik terpencil.
Menurut Agustina, pendekatan berbasis tokoh lokal dinilai lebih efektif untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat dan meningkatkan partisipasi warga dalam program kesehatan pemerintah.
“Melalui pertemuan advokasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan promosi kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, gerakan masyarakat hidup sehat, kesehatan lingkungan, serta program kesehatan lainnya,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Mimika menyebut kegiatan advokasi tersebut berpijak pada regulasi kesehatan nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan sejumlah aturan teknis Kementerian Kesehatan mengenai penguatan layanan puskesmas dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Dinkes Mimika menargetkan percepatan penurunan angka stunting sekaligus memperluas kampanye hidup sehat hingga ke distrik dan wilayah terpencil. (Ahmad)
-
FOTO10/07/2026 13:45 WIBFOTO: Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Ditahan KPK Terkait Gratifikasi
-
NASIONAL10/07/2026 18:47 WIBMahfud MD soal “Setan Ketemu Setan” dan Saling Bongkar Korupsi Viral Lagi
-
NASIONAL10/07/2026 16:34 WIBKortas Tipikor Geledah Sejumlah Lokasi Kasus Batu Bara, Video Lama Idrus Marham soal “Bongkar-bongkaran Hukum” Kembali Viral
-
NASIONAL10/07/2026 18:29 WIBIstana Buka Suara soal Penggeledahan Polri, Publik Diminta Hormati Proses Hukum
-
NUSANTARA10/07/2026 13:30 WIBUstaz Ponpes Jadi Tersangka Dugaan Perkosaan Santriwati
-
NASIONAL10/07/2026 16:00 WIBFebrie: Kejaksaan Ajak Publik Hormati Proses Hukum Polri dan Kedepankan Fakta
-
NUSANTARA10/07/2026 22:53 WIBGubernur Herman Deru: Kapolda Cup II Jadi Momentum Bangkitkan Pencak Silat Sumsel
-
JABODETABEK10/07/2026 17:00 WIBPemprov DKI Percepat Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung di Cawang