NUSANTARA
Banjir Dua Hari Terakhir, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 24 Januari
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, kembali menetapkan status darurat bencana setelah daerah itu terendam banjir sejak dua hari lalu akibat intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya air sungai. Status darurat bencana ini akan berjalan selama 14 hari ke depan hingga 24 Januari 2026.
Plt Sekda Aceh Utara Jamaluddin mengatakan bahwa curah hujan tinggi beberapa hari terakhir kembali memicu banjir susulan cukup luas di Aceh Utara. “Kita sepakat mengembalikan status daerah ke tanggap darurat sehingga langkah penyelamatan lebih maksimal,” ucapnya, Sabtu (10/1/2026).
Dengan berlakunya status tanggap darurat, Pemkab Aceh Utara memiliki akses lebih luas dalam pengerahan personel, peralatan, maupun penggunaan anggaran darurat untuk membantu penanganan bencana. Aceh Utara menjadi salah satu daerah yang terdampak parah bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Dari data posko tanggap darurat bencana Aceh, korban meninggal dunia mencapai 230 orang dan 6 jiwa dinyatakan hilang. Selain itu, 19.047 jiwa mengungsi dan 46.607 unit rumah warga rusak.
Bencana banjir bandang dan longsor juga berdampak serius terhadap sektor pertanian, khususnya perkebunan kopi. Sekitar 13.083 hektar kebun kopi di daerah penghasil kopi, yaitu di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, rusak. (Irawan/Mun)
-
NASIONAL16/10/2026 11:00 WIBPengamat SDI: Karhutla Membakar Masa Depan Anak
-
NUSANTARA16/10/2026 08:30 WIBBMKG Bunyikan Alarm ‘AWAS’ Kekeringan di 22 Provinsi
-
POLITIK16/10/2026 06:00 WIBRay Rangkuti: Prabowo Jangan Diam Soal Gibran
-
JABODETABEK16/10/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Gerah Ekstrem Jumat
-
EKBIS16/10/2026 09:30 WIBIHSG AMBRUK 11%
-
JABODETABEK16/10/2026 17:30 WIBBMKG: Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla Kalimantan
-
DUNIA16/10/2026 15:00 WIBAsap Karhutla Mengerikan! Langit Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
JABODETABEK16/10/2026 07:30 WIBTawuran Pelajar SMK Pelita dan SMK Pandu Tewaskan Satu Siswa