NUSANTARA
Herman Deru Bangun 4 Flyover di Muara Enim untuk Atasi Kemacetan Batu Bara
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut pembangunan empat flyover di Kabupaten Muara Enim menjadi solusi untuk mengakhiri kemacetan akibat perlintasan angkutan batu bara sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan flyover di Balai Agung Serasan Sekundang, Muara Enim, Senin (6/7/2026).
“Pembangunan ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat. Yang kita integrasikan bukan hanya kepentingan komersial, tetapi juga kepentingan masyarakat dan pemerintah. Ketika logistik bergerak lebih cepat, ekonomi juga akan tumbuh,” tegas Herman Deru.
Pembangunan tersebut mencakup Flyover Simpang Belimbing, Flyover Gunung Megang I, Flyover Gunung Megang II, dan Flyover Ujan Mas. Proyek itu diarahkan untuk mengurangi hambatan lalu lintas pada perlintasan sebidang kereta api yang selama ini menjadi titik persoalan bagi masyarakat.
Herman Deru mengungkapkan persoalan kemacetan angkutan batu bara telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pada periode 2011 hingga 2018, masyarakat dari sejumlah kecamatan di Muara Enim bahkan rutin menyampaikan keluhan melalui aksi unjuk rasa.
Kemacetan tidak hanya menghambat perjalanan menuju Palembang. Jalur menuju Lampung juga ikut terdampak. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kerugian ekonomi dan persoalan kemanusiaan.
“Setiap minggu masyarakat datang menyampaikan keluhan. Kemacetan sudah di luar batas. Bukan hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga mengganggu perekonomian,” ujar Herman Deru.
Gubernur Sumsel itu menyebut sejumlah petani dari Pagaralam pernah mengalami kerugian karena hasil panen membusuk akibat perjalanan yang seharusnya hanya sekitar enam jam berubah menjadi belasan hingga puluhan jam. Bahkan, terdapat laporan warga melahirkan di tengah kemacetan hingga pasien meninggal dunia karena terlambat memperoleh penanganan medis.
Persoalan tersebut mendorong Herman Deru menata regulasi angkutan batu bara sejak menjabat Bupati Ogan Komering Ulu Timur. Saat itu, ia menutup jalan perlintasan bagi angkutan batu bara. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat ketika dirinya menjabat Gubernur Sumsel melalui Pergub Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 tentang penggunaan jalan khusus angkutan batu bara.
“Dulu jalan khusus hanya ada milik Servo dan PT KAI, tetapi tidak banyak yang mau menggunakan karena berbayar. Setelah Pergub diterapkan dan didukung penuh aparat kepolisian serta seluruh pihak, kondisi mulai berubah. Masyarakat akhirnya bisa menikmati jalan yang lebih lancar,” kata Herman Deru.
Menurut Herman Deru, pembangunan flyover bukan semata-mata untuk meningkatkan kapasitas pengangkutan batu bara. Infrastruktur tersebut juga harus memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengembangan flyover akan berjalan beriringan dengan pembangunan dermaga dan infrastruktur logistik lainnya. Pemerintah berharap kapasitas angkutan kereta api meningkat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di jalan umum.
Plt Bupati Muara Enim Sumarni mengapresiasi pembangunan Flyover Gunung Megang I. Ia menyebut proyek tersebut menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah sekaligus jawaban atas persoalan mobilitas masyarakat.
“Selama ini peningkatan volume angkutan batu bara yang melintas di jalur rel berdampak pada mobilitas masyarakat. Kemacetan, hilangnya waktu produktif, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga meningkatnya risiko kecelakaan menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat setiap hari,” ujar Sumarni.
Direktur Portofolio Management, Teknologi Informasi PT KAI I Gede Darmayusa menyebut kerja sama tersebut dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta dalam meningkatkan pelayanan publik serta mendukung ketahanan energi nasional.
Direktur Utama PT Bukit Asam Bambang Ismawan menekankan pelaksanaan proyek harus segera dilakukan setelah kerja sama ditandatangani.
“Setelah penandatanganan ini, pelaksanaan jauh lebih penting. Kita ingin cepat, tetapi tetap tepat,” tegas Bambang.
Herman Deru berharap seluruh pihak menjalankan hak dan kewajibannya sesuai kesepakatan agar pembangunan empat flyover dapat selesai sesuai target. Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi permanen bagi kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus distribusi batu bara di Sumatera Selatan. (YOKE)
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
DUNIA28/07/2026 20:30 WIBKim Yo Jong: ASEAN Jangan Jadi Alat Kepentingan AS
-
OTOTEK28/07/2026 21:00 WIBHarga Terjangkau, MacBook Neo 2 Dipastikan Bakal Lebih Ngebut
-
EKBIS28/07/2026 23:25 WIBPRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 60 Brand Global dan Peluang Bisnis Industri AVL
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
OLAHRAGA28/07/2026 21:30 WIBChelsea vs AC Milan, Luka Modric dan Cole Palmer Siap Tampil di Stadion GBK
-
NASIONAL28/07/2026 22:30 WIBMenteri LH Jumhur: Gerakan Tobat Nasional Ekologis Segera Diluncurkan, Libatkan Mahasiswa dan Masyarakat