NUSANTARA
Bos Bengkel Lampung Tega Sodomi 3 Karyawan Ciliknya
AKTUALITAS.ID – Dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang Lampung. Seorang pemilik bengkel berinisial MAY (30) di Kabupaten Lampung Timur ditangkap polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap tiga orang karyawannya yang masih berusia di bawah umur.
Kasus tersebut mencuat setelah sebuah video asusila yang diduga merekam perbuatan pelaku beredar dan diketahui oleh keluarga salah satu korban. Temuan itu membuat ayah korban segera melapor ke Polres Lampung Timur karena anaknya mengalami trauma mendalam.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Iptu M. Iksir, mengungkapkan bahwa penyelidikan bermula dari laporan keluarga korban yang memperoleh informasi mengenai rekaman video tersebut.
“Kasus ini terungkap setelah ayah korban mendapat laporan dari kerabatnya mengenai adanya rekaman video asusila yang menimpa anaknya. Total ada tiga korban, dengan rincian satu orang sebagai pelapor dan dua lainnya kini menjadi saksi,” ujar Iptu M. Iksir, Jumat (17/7/2026).
Menurut polisi, pihak keluarga sebenarnya sempat mencurigai adanya sesuatu yang tidak wajar. Ibu korban yang bekerja di Taiwan bahkan telah meminta agar anaknya tidak lagi bekerja di bengkel tersebut. Sang ayah juga sempat menjemput korban untuk dibawa pulang.
Namun pada pertengahan Juli 2026, korban kembali mendatangi rumah terduga pelaku tanpa sepengetahuan keluarganya. Polisi menduga peristiwa terakhir terjadi saat korban sedang tertidur. Berdasarkan laporan, korban diduga mengalami kekerasan seksual dan tidak berani melawan karena merasa takut dan berada di bawah tekanan.
Berbekal laporan korban dan hasil penyelidikan awal, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur bergerak melakukan penangkapan pada Selasa (14/7/2026).
MAY berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun bukti tambahan. Identitas para korban tidak dipublikasikan demi melindungi hak anak dan menjaga proses hukum yang sedang berjalan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan kerja maupun pergaulan anak-anak, serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan dugaan tindak kekerasan atau eksploitasi terhadap anak. (Kusuma/Mun)
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
JABODETABEK17/10/2026 22:00 WIBNiat Numpang Tidur, Bocah 11 Tahun di Depok Malah Disodomi
-
DUNIA17/10/2026 15:00 WIBKabut Asap Makin Parah, Malaysia Tunda Ujian Sekolah
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
NASIONAL17/10/2026 19:00 WIBKemenkum Mulai Godok Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
-
EKBIS17/10/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Sebut Antrean BBM Bali Dipicu Kendala Distribusi
-
NASIONAL17/10/2026 17:00 WIBKomisi IV DPR Soroti Karhutla yang Menewaskan Empat Petugas di Bromo

















