Connect with us

NUSANTARA

Herman Deru Yakin Sumsel Tembus 5 Juta Ton Gabah

Aktualitas.id -

Herman Deru Yakin Sumsel Tembus 5 Juta Ton Gabah

AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memasang target besar bagi sektor pertanian. Di tengah ancaman fenomena El Nino, Sumsel justru diproyeksikan mampu menembus produksi 5 juta ton gabah pada 2029, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional.

Optimisme itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka Program Ketahanan Pangan Nasional di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Panen raya ini merupakan bagian dari agenda nasional yang digelar serentak di 43 titik di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Komoditas yang dipanen meliputi padi, tebu, dan kedelai sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA  Update Corona di Sumsel 29 April: 144 Positif, 22 Sembuh, 4 Meninggal

Herman Deru menegaskan bahwa ancaman El Nino tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas pertanian. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan berbagai langkah agar petani tetap mampu berproduksi secara maksimal.

“Kita panen di tengah mulai munculnya gejala El Nino. Pemerintah tidak tinggal diam. Solusi kebutuhan air terus disiapkan melalui revitalisasi jaringan irigasi maupun pemanfaatan air tanah,” tegas Herman Deru.

Menurutnya, kawasan pertanian di Desa Jukdadak menjadi contoh nyata keberhasilan pendampingan yang dilakukan TNI Angkatan Darat terhadap petani sehingga mampu menjaga produktivitas lahan.

Herman Deru menyebut sinergi pemerintah dan TNI menjadi modal penting untuk mengejar target besar Sumatera Selatan.

“Target Sumatera Selatan pada tahun 2029 adalah mencapai produksi 5 juta ton. Mudah-mudahan target tersebut dapat kita capai bersama,” katanya.

BACA JUGA  Gubernur Herman Deru Lakukan Peletakan Batu Pertama Padepokan PSHT Ranting Belitang

Ia memaparkan, produksi gabah kering giling (GKG) Sumsel pada 2025 mencapai sekitar 3,6 juta ton, sedangkan gabah kering panen (GKP) mencapai sekitar 4,2 juta ton. Capaian tersebut mengantarkan Sumatera Selatan menjadi peringkat ketiga nasional dalam peningkatan produksi beras.

Herman Deru juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur TNI dan Polri dalam mendukung sektor pertanian.

“TNI Angkatan Darat mendampingi petani padi, TNI Angkatan Udara mendukung pengembangan tebu, TNI Angkatan Laut mengembangkan kedelai, sementara Polri turut memperkuat produksi jagung. Ini kolaborasi besar yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas pelaksanaan Panen Raya TNI Terintegrasi yang digelar serentak di puluhan lokasi di Indonesia.

BACA JUGA  Pemkab Muba Laksanakan Ujian Sekolah Tatap Muka

Presiden menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

“Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Prabowo.

Prabowo juga menilai keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pertanian membuktikan bahwa kedua institusi tersebut tidak hanya berperan menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga ikut hadir memperkuat kesejahteraan rakyat melalui peningkatan produksi pangan.

Panen Raya TNI di OKI pun menjadi simbol kuat kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para petani untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju swasembada pangan. (Yoke/Mun)

TRENDING