Connect with us

OASE

Surah An Naziat: Penegasan Hari Kiamat dan Kisah Nabi Musa

Aktualitas.id -

Surah An Naziat, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Surah An Naziat merupakan salah satu surah dalam Al-Qur’an yang menegaskan kepastian hari kebangkitan serta kekuasaan Allah SWT atas seluruh makhluk-Nya. Surah ini terdiri dari 46 ayat dan berada pada urutan ke-79 dalam mushaf Al-Qur’an. Surah An Naziat termasuk dalam golongan surah Makkiyah, karena diturunkan di Kota Makkah.

Nama An Naziat diambil dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti malaikat-malaikat yang mencabut. Selain itu, surah ini juga memiliki nama lain, yaitu As-Saahirah (ayat 14) dan Ath-Thaammah (ayat 34), yang masing-masing menggambarkan suasana kebangkitan dan kedahsyatan hari kiamat.

Asbabun Nuzul Surah An Naziat

Asbabun nuzul Surah An Naziat berkaitan erat dengan sikap kaum kafir Quraisy yang mengingkari adanya hari kebangkitan setelah kematian. Ketika mereka mendengar penjelasan Rasulullah SAW tentang kehidupan setelah mati, kaum kafir merasa heran, mengejek, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang mustahil.

Diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur dari Muhammad bin Ka’ab, ketika turun firman Allah dalam Surah An Naziat ayat 10:

“Apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan semula?”

Ayat tersebut terdengar oleh kaum kafir Quraisy, lalu mereka berkata, “Jika kami dihidupkan kembali setelah mati, sungguh kami akan merugi.” Maka Allah SWT menurunkan ayat berikutnya (An Naziat ayat 12) sebagai bantahan atas ucapan mereka dan penegasan bahwa kebangkitan adalah perkara yang mudah bagi Allah.

Kandungan Pokok Surah An Naziat

Surah An Naziat memuat sejumlah ajaran penting yang berkaitan dengan akidah dan hari akhir. Berikut kandungan utama Surah An Naziat:

Penegasan tentang kepastian hari kiamat serta sikap ingkar kaum musyrik terhadap kebangkitan.

Pembagian manusia menjadi dua golongan di akhirat, yakni golongan yang celaka dan golongan yang berbahagia.

Manusia tidak mengetahui waktu terjadinya kiamat, karena hanya Allah SWT yang mengetahuinya.

Kisah Nabi Musa AS dan Fir’aun, sebagai pelajaran tentang akibat kesombongan dan pengingkaran terhadap kebenaran.

Dalam ayat-ayat Surah An Naziat, Allah SWT bersumpah dengan berbagai makhluk ciptaan-Nya, termasuk malaikat dan bintang-bintang (menurut sebagian mufassir), untuk menegaskan bahwa hari kebangkitan pasti terjadi.

Keutamaan Membaca Surah An Naziat

Sebagaimana surah-surah lain dalam Al-Qur’an, Surah An Naziat memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar karya Muhammad bin Abdul Wahid Al Ghafiqi, disebutkan beberapa keutamaan Surah An Naziat.

Pertama, orang yang membaca Surah An Naziat akan dimudahkan hisabnya di alam kubur dan pada hari kiamat. Dari Ubay bin Ka’ab, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa membaca surah wan-naazi‘at, maka hisabnya di alam kubur dan pada hari kiamat hingga masuk surga hanya seukuran melaksanakan shalat wajib.”

Kedua, pembaca Surah An Naziat akan masuk surga dalam keadaan bahagia. Dalam sebuah riwayat disebutkan:

“Barangsiapa membaca surah wan-naazi‘at, maka dia akan masuk surga dengan wajah tertawa.”

Surah An Naziat mengajarkan umat Islam untuk meyakini hari kebangkitan, menjauhi kesombongan, serta mengambil pelajaran dari kisah umat terdahulu. Dengan memahami kandungan, asbabun nuzul, dan keutamaannya, Surah An Naziat menjadi pengingat kuat agar manusia senantiasa beriman dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat. (Mun)

TRENDING