POLITIK
Pengamat Sebut Struktur Ketua Harian PSI Bukti Adanya Ketidakseimbangan dalam Manajemen Partai
AKTUALITAS.ID – Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai keberadaan jabatan Ketua Harian dalam struktur PSI memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas kepemimpinan di tubuh partai.
“Biasanya ketua harian ditunjuk ketika ketua umum memiliki kesibukan tinggi. Namun Kaesang Pangarep tidak termasuk dalam kategori tersebut,” kata Jamiluddin, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, penunjukan struktur baru tersebut perlu dilihat dalam konteks kebutuhan organisasi, bukan sekadar penambahan jabatan politik.
Dirinya menilai keputusan PSI tersebut menunjukkan adanya upaya memperkuat mesin organisasi, tetapi sekaligus memunculkan persepsi adanya ketidakseimbangan dalam manajemen partai.
Jamiluddin juga menyoroti posisi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang dinilai masih menjadi figur sentral, meskipun partai telah melakukan penambahan struktur kepemimpinan.
“Struktur seperti ini bisa menimbulkan pertanyaan mengenai pembagian peran dalam pengambilan keputusan politik,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam partai politik modern, kejelasan struktur kepemimpinan menjadi faktor penting untuk memperkuat konsolidasi internal.
Menurutnya, publik juga akan menilai apakah perubahan struktur tersebut benar benar berdampak pada penguatan elektoral PSI atau hanya bersifat administratif.
“Publik akan melihat apakah ini memperkuat partai atau hanya perubahan formalitas,” katanya.
-
EKBIS22/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga BI
-
POLITIK22/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Peluang Reshuffle, Demokrat: Evaluasi Wajib
-
DUNIA22/09/2026 08:00 WIBDibombardir Ukraina, Partai Putin Menang Telak 57,83%
-
NUSANTARA22/09/2026 08:30 WIBWay Kambas Terbakar Lagi Sejak Sabtu Malam
-
NASIONAL22/09/2026 13:00 WIBGus Khozin: RUU Reforma Agraria Harus Kembalikan Fungsi Sosial Tanah
-
EKBIS22/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Lagi
-
DUNIA22/09/2026 12:00 WIBAS Tutup Semua Maskapai Iran
-
EKBIS22/09/2026 09:00 WIBBahlil Siapkan Batu Bara Jadi BBM