EKBIS
BPS: Kunjungan Wisman Capai 12,66 Juta Orang dalam 5 Tahun Terakhir
AKTUALITAS.ID – Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan tren positif dengan mencatatkan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 20,17 persen sepanjang Januari hingga November 2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman mencapai 12,66 juta orang, angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Plt. Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini, menyebut capaian ini sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Ini adalah prestasi bersama. Kinerja sektor pariwisata yang positif tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Made di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).
Peningkatan signifikan juga terjadi pada wisatawan nusantara (wisnus), dengan total perjalanan mencapai 920 juta perjalanan, naik 22,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mendukung pertumbuhan ini, Kemenpar memaksimalkan berbagai program pemasaran, termasuk keikutsertaan dalam World Travel Market (WTM) London—bursa pariwisata terbesar kedua di dunia—serta kampanye Wonderful Indonesia di Kanada, Australia, Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, wisata lintas batas (cross-border tourism) di Batam dan Bintan juga diperkuat. Promosi digital melalui familiarization trip dan kampanye Wonderful Indonesia di berbagai platform turut membangun citra positif pariwisata Indonesia di mata dunia.
Bagi wisatawan domestik, berbagai program kreatif seperti Di Indonesia Aja Travel Fair dan promosi desa wisata melalui program Beti Dewi, Senandung Dewi, serta paket wisata 3B (Banyuwangi, Bali Barat, Bali Utara) memberikan kontribusi besar dalam mendorong perjalanan wisnus.
Memasuki 2025, Kemenpar akan memperkuat strategi dengan mengakomodasi tren wisata baru seperti wisata ke destinasi tersembunyi (off-the-beaten-track), wisata pengalaman (experiential tourism), hingga wisata gastronomi dan mewah (luxury tourism).
“Dengan melihat tren ini, kami optimis sektor pariwisata akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi maksimal pada target kunjungan wisman dan wisnus di tahun mendatang,” ungkap Made.
Optimisme ini juga diperkuat dengan momentum libur Natal dan Tahun Baru yang diharapkan menutup tahun 2024 dengan hasil gemilang. Kinerja Desember 2024 akan diumumkan BPS pada Februari mendatang, memberikan gambaran lengkap tentang pencapaian sektor pariwisata Indonesia sepanjang tahun.
Pariwisata Indonesia sedang menuju puncak kejayaan, membuktikan daya tariknya sebagai destinasi unggulan dunia. Dengan langkah strategis dan kolaborasi kuat, masa depan pariwisata yang berkelanjutan semakin dekat. (NAUFAL/RIHADIN)
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NASIONAL17/02/2026 19:00 WIBHilal Tidak Penuhi Kriteria MABIMS, Awal Ramadhan Kamis
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
NASIONAL17/02/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Pengiriman Pasukan ke Gaza tanpa PBB
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
RIAU17/02/2026 20:30 WIBAntisipasi Asap Karhutla, Dinkes Riau Aktifkan Tim Medis Darurat
-
EKBIS17/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026: Turun Rp22.000 per Gram

















