NASIONAL
Pendapatan Daerah Kepri Tembus 67 Persen, Tito Karnavian: Top!
AKTUALITAS.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memuji kinerja Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berhasil merealisasikan pendapatan daerah hingga 67,37 persen per September 2025.
“Ini Kepri sudah top. Realisasi pendapatan 67,37 persen, belanja daerah 60 persen. Artinya uang bergerak, ekonomi juga ikut hidup,” ujar Tito saat Rapat Koordinasi Pemerintahan se-Wilayah Sumatera di Batam, Minggu (21/9/2025).
Mantan Kapolri itu mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri. “Leadership Bapak Gubernur untuk BPKAD bagus, bahkan masih ada cadangan 7 persen antara belanja dan pendapatan,” puji Tito.
Adapun komposisi pendapatan Kepri, 44,92 persen berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan 55,05 persen dari Transfer ke Daerah (TKD). Namun Tito mengingatkan, ke depan TKD bisa mengalami penyesuaian meski dalam RAPBN 2026 pemerintah pusat sudah menambah anggaran TKD menjadi Rp693 triliun dari target awal Rp650 triliun.
Untuk menjaga kinerja, Tito menyarankan daerah melakukan efisiensi belanja, memperketat pengawasan, sekaligus menggali sumber pendapatan baru tanpa membebani rakyat, salah satunya lewat peran swasta dan UMKM. Ia juga menekankan pentingnya memaksimalkan program pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Mengingat tahun anggaran 2025 tinggal tiga bulan, saya harap pemerintah daerah bisa menggesa realisasi pendapatan,” tandas Tito. (PURNOMO/DIN)
-
FOTO04/05/2026 08:19 WIBFOTO: Kepala BNN Main Padel Bareng Raffi Ahmad
-
NASIONAL04/05/2026 14:00 WIBDKPP Bagi-Bagi Rp45 Juta Lewat Lomba Jurnalistik dan Video Terbaru
-
DUNIA04/05/2026 08:30 WIBIran Beri Waktu 30 Hari Buat AS Buka Selat Hormuz atau Perang Lanjut
-
NUSANTARA04/05/2026 08:30 WIBPendiri Ponpes di Pati Resmi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati
-
NASIONAL04/05/2026 09:00 WIBMenteri Pigai Sebut Amien Rais Diduga Langgar HAM Usai Serang Prabowo dan Teddy
-
EKBIS04/05/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tajam di Awal Perdagangan
-
NASIONAL04/05/2026 13:00 WIBLPDP Tegaskan: Pembekalan Bareng TNI Sudah Ada Sejak Angkatan Lama
-
POLITIK04/05/2026 10:00 WIBPDIP Siapkan Formula Baru Parliamentary Threshold

















