POLITIK
Megawati: Biaya Pemilu Mahal Itu Aneh
AKTUALITAS.ID – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengkritik wacana mengubah sistem pemilihan presiden langsung menjadi tak langsung.
Dalam orasi ilmiah di Universitas Borobudur, Sabtu (2/5/2026), Megawati menegaskan bahwa Indonesia adalah negara republik yang menjadi milik publik, bukan individu atau kelompok tertentu. “Republik Indonesia ini adalah milik kita semua. Bagaimana sih?” ujarnya.
Megawati menyoroti alasan biaya tinggi yang kerap dijadikan dasar untuk mengubah sistem pemilu. “Hanya karena katanya sekarang biayanya banyak. Loh, kenapa tahun 1955 bisa? Keadaannya tenang-tenang saja, rakyatnya tenang saja. Kalau sekarang dibilang biayanya besar, itu aneh bagi saya,” tegasnya.
Menurut Megawati, sistem pemilu langsung adalah amanat reformasi yang memberikan legitimasi kuat kepada pemimpin. Ia menekankan bahwa presiden yang dipilih langsung oleh rakyat tidak boleh membuka ruang kompromi terhadap pelanggaran konstitusi, terutama yang dapat menurunkan kedaulatan politik dan ekonomi bangsa.
Pernyataan Megawati ini menambah sorotan publik terhadap wacana perubahan sistem pemilu yang dinilai berpotensi mengurangi partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpin secara langsung. (Bowo/Mun)
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
EKBIS06/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,679 Juta per Gram
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
NASIONAL06/08/2026 14:00 WIBSETARA Desak Prabowo Copot Kasus Febrie dari Kejagung
-
NUSANTARA06/08/2026 12:30 WIBDua Pendaki Tewas di Tebing Curam Gunung Piramid
-
POLITIK06/08/2026 16:00 WIBPengamat Politik: Pilpres 2029 Diprediksi Dikuasai Kepala Daerah

















