Berita
Ambang Batas Parlemen Naik, Komisi II: Memperbanyak Suara Hangus
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi II Fraksi PPP Arwani Thomafi mengusulkan ambang batas parlemen tetap empat persen. Menurut Arwani jika dinaikan maka akan semakin banyak suara pemilih yang hangus. “Semakin kita naikkan semakin banyak suara yang hangus, hilang sia-sia,” kata Arwani kepada wartawan, Senin (8/6/2020). Hal tersebut menanggapi RUU Pemilu yang tengah digodok DPR. Ambang […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi II Fraksi PPP Arwani Thomafi mengusulkan ambang batas parlemen tetap empat persen. Menurut Arwani jika dinaikan maka akan semakin banyak suara pemilih yang hangus.
“Semakin kita naikkan semakin banyak suara yang hangus, hilang sia-sia,” kata Arwani kepada wartawan, Senin (8/6/2020).
Hal tersebut menanggapi RUU Pemilu yang tengah digodok DPR. Ambang batas kembali diusulkan dinaikan. Arwani mengatakan, dengan dinaikan ambang batas juga akan mengurangi proporsionalitas pemilu di Indonesia.
“Kita ini kan sistem proporsional, sistem proporsional harus menjalan proporsional tahapan pemilu kita. Kalau PT-nya dinaikkan makin banyak suara yang hangus dan makin meningkatkan disproporsionalitas.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa mengungkap, tiga alternatif ambang batas parlemen dalam RUU Pemilu.
Alternatif pertama adalah ambang batas parlemen minimal tujuh persen dan berlaku secara nasional. Saan mengatakan, jika pilihan ini diterapkan, maka partai yang masuk parlemen tingkat daerah mengikuti partai yang lolos ambang batas tujuh persen di nasional.
Alternatif kedua adalah ambang batas ditetapkan secara berjenjang. Untuk nasional DPR RI ditetapkan lima persen, DPRD Provinsi empat persen, dan DPRD Kabupaten/Kota tiga Persen.
Alternatif terakhir adalah ambang batas DPR RI tetap empat persen. Sementara, ambang batas DPRD provinsi dan kabupaten/kota menjadi nol persen.
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
NASIONAL13/07/2026 09:00 WIBPresiden Prabowo Suruh Warga yang Anggap Indonesia Suram untuk Pindah Negara
-
POLITIK13/07/2026 16:23 WIBSatu Tahun Putusan MK, 30 Wamen Masih Betah di Kursi Komisaris BUMN
-
NASIONAL13/07/2026 14:00 WIBMendagri Minta Pemda Percepat Verifikasi, Maruarar Perkuat Sinergi Agar Program Bedah Rumah Tepat Sasaran
-
NUSANTARA13/07/2026 07:30 WIBKisah Gadis 15 Tahun di Sampang Diperkosa Bergilir 4 Bulan
-
EKBIS13/07/2026 09:30 WIBIHSG Mendadak Longsor ke Zona Merah Pagi Ini
-
DUNIA13/07/2026 08:00 WIBAmarah Militer AS Ratakan Situs Radar dan Pangkalan Udara Iran
-
POLITIK13/07/2026 10:00 WIBGolkar: DIM RUU Pemilu Belum Ada

















