OTOTEK
Merasa Diintai Google? Ikuti Cara Ini Biar Langsung Aman
AKTUALITAS.ID – Pernah merasa risih atau khawatir karena iklan yang muncul di HP tiba-tiba sangat akurat dengan apa yang baru saja Anda pikirkan atau cari? Tenang, Anda tidak sedang dimata-matai secara personal. Hal tersebut murni karena sistem pelacakan data Google yang secara otomatis merekam aktivitas online penggunanya 24 jam di balik layar.
Banyak orang mengira mematikan fitur Riwayat Lokasi (Location History) di smartphone sudah cukup untuk menghentikan pelacakan. Faktanya, ini adalah sebuah miskonsepsi. Google masih bisa memantau pergerakan Anda di dunia maya melalui fitur lain yang jarang disadari, yakni Web & App Activity.
Kabar baiknya, Anda memiliki kontrol penuh untuk menghentikan pelacakan ini. Mengutip Cnet, berikut adalah langkah-langkah mudah untuk menghentikan Google melacak aktivitas kita:
Cara Stop Google Memantau Aktivitas Web & Aplikasi
Buka laman Google.com melalui browser di desktop maupun mobile.
Pastikan Anda sudah Masuk (Login) ke akun Google Anda.
Klik foto profil di pojok kanan atas, lalu pilih menu Manage your Google Account (Kelola Akun Google Anda).
Pada tab Privacy & Personalization (Data & Privasi), pilih opsi kelola data Anda.
Scroll ke bawah hingga menemukan bagian Activity Controls (Kontrol Aktivitas), lalu klik Manage your Activity Controls.
Cari opsi Web & App Activity (Aktivitas Web & Aplikasi), lalu matikan toggle-nya (geser ke kiri).
Akan muncul layar notifikasi konfirmasi berisi penjelasan dari Google, scroll ke bawah lalu pilih Pause (Jeda).
Apa Efeknya Setelah Dimatikan?
Setelah Anda melakukan langkah di atas, fitur pelacakan aktivitas langsung terhenti. Konsekuensinya, Anda mungkin akan melihat iklan yang lebih acak dan tidak terlalu relevan dengan minat Anda. Pengalaman personalisasi (seperti rekomendasi pencarian) juga akan berkurang. Perlu dicatat, mematikan fitur ini tidak menghapus data lama; Google hanya berhenti menambahkan data baru.
Data Apa Saja yang Disimpan Google tentang Anda?
Melalui layanan seperti Gmail, Google Search, hingga perangkat Android, Google mengumpulkan segudang jejak digital penggunanya, antara lain:
Nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir
Nomor ponsel
Riwayat pencarian (Search History)
Situs web yang dikunjungi
Preferensi pribadi (seperti hobi dan makanan kesukaan)
Tempat kerja dan tempat tinggal
Riwayat video yang ditonton di YouTube
Anda bisa mengecek data ini secara langsung melalui:
Manage Ads Settings: Untuk melihat profil iklan, minat, dan demografi Anda.
Location History (Google Maps): Untuk melihat riwayat lokasi akurat yang pernah Anda singgahi.
Aktivitas YouTube: Untuk melihat riwayat tontonan dan pencarian video.
Cara Hapus Jejak Digital di Berbagai Browser
Selain mematikan pelacakan dari akun Google, Anda juga sangat disarankan untuk menghapus riwayat internet (browsing history) secara berkala agar privasi lebih terjaga. Berikut panduannya:
Google Chrome: Klik menu tiga titik (kanan atas) > Settings > Privacy & Security > Clear browsing data. Pilih periode waktu (sebaiknya All time) dan klik Clear data. (Catatan: Jika browser tersinkronisasi, menghapus di satu perangkat akan menghapus di perangkat lain yang terhubung).
Mozilla Firefox: Masuk ke Settings > Privacy & Security > Cookies & Site Data, lalu pilih hapus data atau atur penghapusan otomatis.
Safari: Pilih menu Clear History, tentukan rentang waktu, lalu klik hapus. Di Safari, cookie dan file cache akan ikut terhapus secara otomatis bersamaan dengan riwayat.
Microsoft Edge: Masuk ke Settings > Privacy > Clear browsing data > Choose what to clear, lalu klik Clear Now.
Opera: Masuk ke Settings > Privacy & Security > Clear browsing data, pilih jenis data dan waktu penghapusan.
Jangan biarkan data pribadi Anda berceceran di dunia maya. Segera ambil kendali atas privasi Anda dengan menerapkan cara stop pelacakan Google di atas! (Irawan/Mun)
-
JABODETABEK05/05/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jadwal Hujan di Jakarta 5 Mei 2026
-
DUNIA05/05/2026 08:00 WIBDua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz
-
NUSANTARA05/05/2026 11:00 WIBKasus Penyiraman Air Keras Picu Desakan Revisi UU Intelijen
-
DUNIA05/05/2026 12:00 WIBKanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
-
JABODETABEK05/05/2026 07:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta, Cek Jadwalnya
-
POLITIK05/05/2026 10:00 WIBTepi Indonesia: RUU Pemilu Dinilai Sengaja Diperlambat DPR
-
OASE05/05/2026 05:00 WIBAlquran Bongkar Rahasia Kekuatan Ibadah di Tengah Malam
-
NASIONAL05/05/2026 07:00 WIBMenteri Pigai Batalkan Ide Kontroversial Soal Aktivis HAM

















