OTOTEK
Pembaruan Perintah Suara di Kabin Kendaraan Dihadirkan Polestar
AKTUALITAS.ID – Polestar telah memulai pembaruan terhadap perangkat lunak terkait pembaruan Google Gemini ke dalam kabin kendaraan mereka.
Bahwa pembaruan ini menggantikan Google Assistant versi lama dengan kecerdasan buatan yang jauh lebih pintar, sebagaimana dilaporkan Arena EV pada Jumat (1/5/2026) waktu setempat.
Dimulai di Amerika Serikat, pengemudi tidak perlu lagi berbicara kepada mobil mereka seperti sedang memberi perintah kepada robot.
Polestar Produsen mobil listrik premium asal Swedia, meyakini bahwa dengan sistem Gemini yang baru, pengemudi dapat menggunakan “percakapan bebas”. Ini berarti pemilik dapat berbicara dengan mobil seperti berbicara dengan orang lain yang duduk di kursi sebelah mereka.
Dengan adanya pembaruan ini, pengguna kendaraan tidak lagi akan direpotkan dengan frasa-frasa tertentu. Seperti jika pengendara ingin mencari toko, mereka harus mengucapkan kata-kata yang tepat. Jika mereka salah mengucapkan kalimat, mobil akan menjadi bingung.
Salah satu hal terbaik dari perubahan ini adalah bagaimana mobil memahami pikiran yang kompleks. Di masa lalu, pemilik mungkin berkata, “Hai Google, cari supermarket”.
Sekarang, mereka bisa jauh lebih spesifik. Pengendara bisa berkata, “Hai Google, mari kita cari toko di jalan pulang, dan beri tahu teman saya Joe bahwa saya akan datang”. Mobil memahami bahwa pengendara memiliki dua tujuan berbeda.
Pembaruan ini hadir melalui pembaruan “over-the-air” atau OTA. Pemilik mobil listrik yang memenuhi syarat akan melihat pesan muncul di layar besar di tengah dasbor.
Mereka dapat memilih untuk menerima AI baru atau mempertahankan sistem lama untuk sementara waktu. Namun, Polestar mengatakan bahwa seiring waktu, Gemini akan sepenuhnya mengambil alih.
Saat ini, pembaruan tersedia untuk pengemudi di AS yang menggunakan bahasa Inggris Amerika, tetapi perusahaan berencana untuk menambahkan lebih banyak bahasa dan negara dalam waktu dekat.
Sebagian besar lini produk merek ini akan mendapatkan pembaruan seperti Polestar , Polestar 3, Polestar 4 dan juga 5. Satu-satunya model yang tidak termasuk adalah Polestar 1.
Karena mobil itu adalah hybrid dengan volume produksi rendah dan bukan EV yang diproduksi massal, mobil itu tidak memiliki perangkat keras yang dibutuhkan untuk pembaruan khusus ini.
(Purnomo/goeh)
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
DUNIA02/05/2026 00:00 WIBPM Malaysia Anwar Ibrahim Murka ke Israel
-
RIAU02/05/2026 16:00 WIBSindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
NASIONAL01/05/2026 23:00 WIBDPR Usul Semua Perlintasan KA Rawan Dijaga Petugas Bersertifikat
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
JABODETABEK02/05/2026 05:30 WIBCuaca Hari Ini: Jakarta Berawan dan Hujan Bergantian
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 16:30 WIBYan Mandenas dan Kapolda PPT Pantau Pendistribusian dan Cek Kesiapan Stok Beras di Bulog KC Timika
















