EKBIS
Rupiah Menguat Jelang RDG BI
AKUTALITAS.ID – Rupiah unjuk gigi pada pembukaan perdagangan hari ini. Meski tipis, Mata Uang Garuda berhasil bikin dolar Amerika Serikat (AS) stagnan.
Mengutip data Bloomberg, Rabu (19/8/2026), rupiah dibuka di level Rp17.861 per USD. Naik satu poin atau 0,01 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.862 per USD.
Aksi rupiah ini terjadi menjelang momen krusial: pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).
Data Refinitiv bahkan mencatat penguatan lebih agresif. Rupiah sempat terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.830/US$. Pembalikan arah yang manis, setelah kemarin, Selasa (18/8/2026), Garuda ditutup melemah 0,17% ke Rp17.850/US$.
Namun pasar masih tarik ulur. Pukul 09.14 WIB, rupiah spot kembali selip tipis 0,01% ke Rp17.864 per dolar AS.
Di kawasan Asia, pertarungan mata uang sengit. Won Korea jadi jawara dengan penguatan terbesar 0,39% hingga 0,58%, disusul dolar Taiwan menguat 0,16%, yen Jepang naik 0,12%. Dolar Singapura dan dolar Hong Kong ikut menguat tipis.
Sebaliknya, peso Filipina keok 0,15%, ringgit Malaysia melemah 0,11%, baht Thailand melemah 0,10% – 0,12%, dan rupe India turun 0,07%.
Mata uang negara maju juga bervariasi. Euro menguat 0,01%, franc Swiss naik 0,05%, sementara poundsterling Inggris dan dolar Australia kompak melemah. (Firman/Mun)
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
EKBIS18/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Melejit ke Rp2,695 Juta/Gram
-
NASIONAL18/08/2026 14:00 WIBKomisi III Targetkan RUU Rampung Sebelum Desember
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
NASIONAL18/08/2026 17:16 WIBAkademisi UKI: Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Emas 2045
-
NASIONAL18/08/2026 16:00 WIBEddy Soeparno Dukung Target Ekonomi 6%
-
NASIONAL18/08/2026 13:00 WIBMenteri Pigai: Warga Papua Hanya Boleh Tuntut Keadilan

















