Connect with us

DUNIA

1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman

Aktualitas.id -

1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman

AKTUALITAS.ID – Kelompok pemberontak Houthi menghadapi pukulan paling mematikan. Hanya dalam kurun waktu 24 jam terakhir, gempuran masif dari pasukan angkatan darat Yaman dilaporkan telah menumbangkan 1.540 milisi Houthi dan menghancurkan ratusan aset militer kelompok tersebut.

Juru bicara militer Yaman, Majed Abdullah al-Nazili, mengonfirmasi bahwa pasukan pemerintah telah melancarkan 474 operasi militer mematikan sepanjang Jumat (2/10/2026). Mengutip laporan Anadolu Agency pada Sabtu (3/10), serangan berskala masif ini dikerahkan dengan kekuatan penuh, melibatkan jet tempur, drone, artileri berat, hingga hujan rudal dan peluncur roket presisi tinggi.

Gempuran mematikan ini menyasar langsung ulu hati pertahanan musuh, mulai dari titik kumpul, jalur bala bantuan, hingga pusat komando dan kendali Houthi.

“Sebanyak 1.540 petempur Houthi tewas atau terluka. Kami juga memusnahkan 216 kendaraan militer dan berbagai aset strategis lainnya yang hancur lebur,” tegas Nazili.

Operasi sapu bersih ini merata menerjang wilayah dari Haradh di bagian selatan dan pesisir, Kitaf, Al-Jawf, Marib, Al-Bayda, Lahj, ibu kota Sana’a, Saada, dengan konsentrasi serangan paling brutal terpusat di front Taiz. Nazili mengklaim bahwa bombardir di Taiz sukses memutus total rantai pergerakan pasukan Houthi dan menggagalkan ambisi mereka untuk menembus garis pertahanan darat.

Eskalasi serangan ini terjadi secara beruntun. Sehari sebelumnya, militer Yaman mengerahkan pesawat tempurnya untuk melancarkan 20 serangan udara ke konvoi bala bantuan Houthi di Taiz, serta menghancurkan target-target bernilai strategis tinggi di Sana’a dan Saada. Rentetan gempuran ini juga menyusul 468 operasi serupa yang sukses menelan ratusan korban jiwa di pihak Houthi pada Rabu (30/9/2026).

Pertumpahan darah yang kembali mendidih ini merupakan puncak dari eskalasi militer yang mulai tersulut sejak Juli lalu. Ketegangan ini menandai pertempuran terluas dan paling brutal sejak periode jeda pasca-gencatan senjata tahun 2022. Yaman terus terkoyak konflik panjang sejak Houthi mengkudeta ibu kota Sana’a pada 2014, yang kemudian memicu intervensi koalisi militer pimpinan Arab Saudi setahun berselang guna mempertahankan pemerintah yang sah. (Mun)

Continue Reading

TRENDING