EKBIS
Rupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Rupiah kembali berada di bawah tekanan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Mata uang Garuda melemah setelah sehari sebelumnya sempat mencatat penguatan.
Mengutip data Bloomberg, rupiah spot pada pukul 09.15 WIB berada di level Rp17.840 per dolar AS, melemah 0,26% dibandingkan posisi penutupan Senin (17/8) di Rp17.794 per dolar AS.
Tekanan berlanjut hingga pukul 09.43 WIB. Rupiah tercatat berada di level Rp17.839 per dolar AS, turun 41 poin atau 0,23% dari posisi penutupan sebelumnya di sekitar Rp17.798 per dolar AS.
Data Refinitiv juga menunjukkan pelemahan rupiah pada awal perdagangan. Rupiah terdepresiasi tipis 0,06% ke level Rp17.830 per dolar AS.
Sementara itu, data Yahoo Finance pada waktu yang sama menunjukkan rupiah berada di kisaran Rp17.830 per dolar AS.
Pergerakan rupiah tersebut menunjukkan mata uang Garuda masih menghadapi tekanan dari sentimen pasar global maupun domestik. Penguatan sehari sebelumnya pun kembali tergerus pada awal perdagangan hari ini.
Pada perdagangan sebelumnya, rupiah memang sempat menguat 0,16%. Bahkan pada Jumat (14/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,22% ke level Rp17.820 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah juga terjadi ketika sejumlah mata uang utama Asia bergerak melemah. Yen Jepang tercatat turun 0,03%, yuan China melemah 0,04%, sedangkan baht Thailand terkoreksi 0,05%.
Kondisi tersebut membuat posisi rupiah kembali menjadi sorotan pasar. Pergerakan dolar AS dan sentimen eksternal masih menjadi faktor penting yang menentukan arah mata uang Garuda sepanjang perdagangan hari ini. (Firman/Mun)
-
RAGAM15/09/2026 23:00 WIBBNPB: 112 Daerah Rawan, 2.150 Desa Masuk Zona Bahaya
-
OASE16/09/2026 05:00 WIBTernyata Ini Alasan Alam Gaib Disembunyikan dari Manusia
-
NASIONAL16/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong BRAN Jadi Pengendali Konflik Tanah
-
RIAU16/09/2026 07:30 WIBPekanbaru Tersedak Asap PM2.5 143,4
-
RIAU16/09/2026 08:30 WIBNoki Loviko: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban Narkoba
-
NASIONAL16/09/2026 10:00 WIBSarifah: Jangan Sampai Korban Siber Malah Terjerat
-
NASIONAL16/09/2026 11:00 WIBFelly: Jangan Bicara Stunting Kalau Air Bersih Saja Belum Bisa
-
NUSANTARA15/09/2026 23:00 WIBKotim Perpanjang Darurat Karhutla hingga 30 September

















