Connect with us

DUNIA

Singapore Airlines Stop Terbang ke Dubai hingga Desember

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Maskapai raksasa Singapore Airlines (SIA) mengambil langkah drastis dengan membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai, Uni Emirat Arab, hingga 1 Desember 2026. Keputusan ekstrem ini terpaksa diambil menyusul eskalasi keamanan dan dinamika geopolitik Timur Tengah yang kian memanas dan tak menentu.

Penerbangan yang dipastikan batal mengudara adalah SQ494 rute Singapura-Dubai dan SQ495 rute sebaliknya. “Karena situasinya masih dinamis, penerbangan SIA lainnya juga dapat terdampak,” tulis manajemen SIA dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026). Langkah serupa juga diambil oleh Scoot, maskapai berbiaya rendah milik grup SIA, yang membatalkan rute penerbangan TR796 dan TR797 (Singapura-Jeddah) hingga 2 Desember 2026. Kedua maskapai memastikan penumpang yang terdampak berhak mengajukan refund atau pengembalian dana penuh.

BACA JUGA  Incar Pasokan Senjata dari Uni Emirat Arab, Saudi serang STC Yaman

Penarikan rute ini terjadi bertepatan dengan insiden horor yang menimpa maskapai Flydubai bernomor penerbangan FZ1073 rute Dubai-Tel Aviv sehari sebelumnya. Pesawat yang mengangkut lebih dari 170 warga Israel tersebut terpaksa dialihkan ke Bandara Tabuk, Arab Saudi, setelah meletusnya aksi pembajakan berdarah di dalam kokpit.

Mengerikannya, serangan tersebut didalangi oleh kopilot sendiri yang mencoba menguasai kendali pesawat dengan menyerang sang kapten menggunakan senjata tajam. Pesawat sempat menukik drastis dari ketinggian 30.000 kaki yang memicu histeria massal di kabin.

“Pesawat turun selama 20 atau 30 detik, kemudian kembali stabil, lalu mulai turun lagi. Kami melihat ada orang-orang di bagian depan, tepat di depan kokpit,” ungkap Almog Italie, salah satu penumpang yang menjadi saksi mata kengerian tersebut.

BACA JUGA  Demi Tarik Investasi Asing, UEA Longgarkan Syariat Islam

Tragedi udara ini baru berakhir setelah sejumlah penumpang nekat merangsek masuk ke kokpit dan melumpuhkan sang kopilot. Awak cadangan Flydubai pun segera mengambil alih kemudi dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat.

Meski pihak Flydubai masih menyelidiki motif utama di balik serangan tersebut dan belum ada konfirmasi apakah insiden ini menjadi alasan tunggal mundurnya SIA, rentetan peristiwa ini menjadi bukti nyata tingginya risiko keamanan bagi maskapai internasional yang melintasi ruang udara Timur Tengah saat ini. (Mun)

TRENDING