Connect with us

DUNIA

Trump Keluarkan Ancaman Keras ke Iran

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Insiden mengerikan di udara yang melibatkan pesawat flydubai rute Dubai-Tel Aviv berbuntut panjang dan memanaskan tensi geopolitik global. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menuding Iran berpotensi besar menjadi dalang di balik aksi pembajakan yang dilakukan oleh kopilot penerbangan tersebut.

Ketegangan ini bermula saat seorang kopilot diduga menyerang pilot utama secara tiba-tiba di tengah penerbangan. Beruntung, keberanian para penumpang berhasil menggagalkan aksi tersebut dan menyelamatkan pesawat dari ancaman kecelakaan fatal. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim kuat bahwa sang kopilot telah lebih dulu dicuci otaknya melalui indoktrinasi ekstrem.

Saat dicecar wartawan di Gedung Putih, Jumat (2/10/2026), mengenai keterlibatan Teheran, Trump sama sekali tidak menutupi kecurigaannya. “Berdasarkan informasi yang saya dengar, jawabannya adalah ya, namun kami sedang menanganinya saat ini,” tegas Trump.

BACA JUGA  Diancam Trump, Iran Siap Hancurkan Fasilitas Energi AS

Trump bahkan tak segan melontarkan ancaman pembalasan yang brutal jika Iran terbukti bersalah. “Oh, mereka akan dihantam dengan sangat keras, jangan khawatir,” janjinya.

Ancaman ini sejalan dengan retorika garis keras yang terus didengungkan pemimpin AS tersebut. Dalam wawancara terbarunya dengan majalah Time, Trump blak-blakan membuka opsi untuk memusnahkan Iran sepenuhnya dengan dalih merawat stabilitas global. “Dengan memusnahkan Iran, kita menciptakan perdamaian dunia. Dengan adanya Iran, perdamaian tidak akan pernah bisa tercapai,” cetusnya.

Manuver agresif Trump ini disinyalir kuat saling berkelindan dengan kepentingan politik jelang pemilu sela AS pada 3 November mendatang. Partai Republik tengah ketar-ketir kehilangan kendali Kongres menyusul anjloknya tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Trump. Hal ini dipicu oleh kebuntuan konflik di Timur Tengah yang berimbas langsung pada lonjakan harga minyak dan tingginya biaya hidup di AS.

BACA JUGA  Trump Sesumbar Iran Akan Tumbang

Sebagai bukti keseriusan ancamannya, mesin perang Washington kini mulai dipanaskan. Laporan Wall Street Journal membocorkan bahwa AS tengah bersiap mengirim armada kapal induk ketiga beserta 10.000 personel militer tambahan ke Timur Tengah pada akhir November. Trump bahkan dikabarkan telah memberi sinyal kepada jajaran stafnya untuk bersiap melancarkan serangan udara lanjutan ke wilayah Iran bulan depan, demi mematahkan kendali Teheran atas Selat Hormuz dan menghentikan ambisi nuklir mereka. (Mun)

TRENDING