Berita
Uni Emirat Arab Berlakukan Larangan Masuk Bagi Pelancong Indonesia
Uni Emirat Arab memberlakukan larangan masuk bagi pelancong dari Indonesia dan Afghanistan mulai 11 Juli. Larangan ini dikecualikan bagi penerbangan transit menuju kedua negara, seperti dilaporkan kantor berita resmi negara tersebut, WAM pada Sabtu. Dikutip dari Reuters, Minggu (11/7), keputusan ini berkaitan dengan virus corona, mengingat Indonesia tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Keputusan […]
Uni Emirat Arab memberlakukan larangan masuk bagi pelancong dari Indonesia dan Afghanistan mulai 11 Juli. Larangan ini dikecualikan bagi penerbangan transit menuju kedua negara, seperti dilaporkan kantor berita resmi negara tersebut, WAM pada Sabtu.
Dikutip dari Reuters, Minggu (11/7), keputusan ini berkaitan dengan virus corona, mengingat Indonesia tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Keputusan ini juga termasuk melarang masuknya pelancong yang telah berkunjung ke Indonesia dan Afghanistan 14 hari sebelum datang ke UEA.
WAM mengutip Otoritas Penerbangan Sipil dan Badan Nasional Krisis Darurat dan Manajemen Kebencanaan menyampaikan, UEA juga mencegah warganya berkunjung ke Indonesia dan Afghanistan, kecuali untuk misi diplomatik, pengobatan medis darurat, delegasi resmi, dan delegasi ekonomi dan ilmiah yang telah mendapat izin.
-
DUNIA17/05/2026 08:00 WIBIran: AS Tak Bisa Dipercaya, China Jadi Harapan Baru Perdamaian
-
NASIONAL17/05/2026 18:00 WIBPemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
-
NUSANTARA17/05/2026 08:30 WIBPolres Klaten Bekuk Ayah Cabuli Anak Kandung
-
NASIONAL17/05/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Pasang Badan untuk Josepha dan SMAN 1 Pontianak
-
RAGAM17/05/2026 09:30 WIBGunung Ciremai Ternyata Simpan Sesar Aktif Purba
-
DUNIA17/05/2026 12:00 WIBPemimpin Militer Hamas di Gaza Dikabarkan Tewas Diserang Israel
-
NUSANTARA17/05/2026 12:30 WIBTragis! Anggota TNI Tewas Ditembak Rekan Sendiri di Kafe Palembang
-
NASIONAL17/05/2026 13:00 WIBPrabowo Tegaskan Bung Karno Bukan Milik Satu Partai

















