RAGAM
Iduladha 2026 Diprediksi Panas Ekstrem
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca saat Iduladha 2026. Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi bakal diguyur panas menyengat seiring mulai masuknya fase awal musim kemarau.
Cuaca terik diperkirakan mendominasi terutama pada pagi hingga siang hari, tepat saat masyarakat melaksanakan salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengungkapkan peralihan musim kini mulai terjadi bertahap di berbagai daerah sejak pertengahan hingga akhir Mei 2026.
“Wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur diprakirakan mulai memasuki musim kemarau secara bertahap pada periode Mei 2026,” ujar Ida dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
BMKG memprediksi suhu udara akan terasa lebih menyengat dibanding hari-hari biasa akibat berkurangnya intensitas hujan dan meningkatnya paparan sinar matahari di sejumlah wilayah.
Meski demikian, BMKG menegaskan Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari hujan. Pada periode Dasarian III Mei 2026 yang bertepatan dengan momentum Lebaran Haji, sebagian besar wilayah masih berpotensi diguyur hujan kategori menengah.
Curah hujan kategori tinggi bahkan diprediksi terjadi di sebagian wilayah Maluku. Sementara hujan kategori menengah diperkirakan meluas di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara hingga Papua.
Kondisi ini membuat masyarakat berpotensi menghadapi cuaca ekstrem yang berubah cepat. Pagi dan siang diprediksi panas terik, namun hujan lokal masih bisa turun mendadak pada sore atau malam hari, terutama di daerah dengan tingkat kelembapan tinggi.
“Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu sehingga perlu menjadi perhatian masyarakat dalam merencanakan aktivitas selama periode Iduladha,” kata Ida.
BMKG pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu hujan lebat, angin kencang hingga gangguan aktivitas luar ruangan saat libur Iduladha.
Warga diimbau rutin memantau prakiraan cuaca resmi dan memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah agar aktivitas ibadah maupun perjalanan tetap aman.
Selain itu, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas berlebihan di bawah paparan matahari langsung serta memastikan saluran air di lingkungan tetap lancar guna mengantisipasi hujan mendadak dan genangan.
Dengan kombinasi cuaca panas dan potensi hujan lokal, Iduladha 2026 diperkirakan menjadi momentum libur panjang dengan dinamika cuaca yang cukup ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. (Irawan/Mun)
-
NUSANTARA16/05/2026 21:21 WIBLiput Kasus Kondensat, Wartawan di Medan Mengaku Diculik dan Dipaksa Klarifikasi
-
NASIONAL16/05/2026 16:30 WIBPresiden Prabowo Awali Panen Raya Jagung Kuartal II
-
PAPUA TENGAH16/05/2026 17:30 WIBGagal Nyalip, Minibus Terjun ke Parit Irigasi
-
OLAHRAGA16/05/2026 18:00 WIBInidia Lima Kandidat yang Bersaing Dalam IBL Rookie Of The Year 2026
-
DUNIA16/05/2026 20:00 WIBUEA: Tidak Butuh Perlindungan Dari Luar untuk Pertahankan Kedaulatan
-
RAGAM16/05/2026 17:00 WIBFilm “Ghost in the Cell” Tayang di Thailand
-
PAPUA TENGAH16/05/2026 19:30 WIBHujan Gol, SMA Negeri 5 Gulung SMA Advent 4-0
-
JABODETABEK16/05/2026 18:30 WIBPeresmian Koperasi Desa Merah Putih di Meruya, Dihadiri Pangdam-Kapolda

















