RAGAM
Ngeri! Sesar Lembang Bisa Picu Gempa M 7 di Bandung
AKTUALITAS.ID – Bandung Raya kembali dibayangi ancaman bencana besar. Sesar Lembang, patahan aktif sepanjang sekitar 29 kilometer di utara Bandung, disebut berpotensi memicu gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 6,5 hingga 7 yang bisa mengguncang jutaan penduduk di kawasan padat Jawa Barat.
Peringatan serius itu diungkap Badan Geologi Kementerian ESDM melalui hasil riset terbaru yang membedah struktur bawah tanah Sesar Lembang secara mendalam. Para peneliti kini menemukan pola patahan yang kompleks dan dinilai berbahaya bagi wilayah Bandung Raya.
Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi, Edy Slameto, mengungkapkan pihaknya telah melakukan survei geologi dan geofisika terpadu sejak akhir 2025 untuk memetakan ancaman sebenarnya dari Sesar Lembang.
Penelitian dilakukan menggunakan teknologi canggih seperti Ground Penetrating Radar (GPR), geolistrik, geomagnetik detail, gravity, hingga pemantauan gempa mikro guna membaca struktur patahan hingga ke lapisan bawah permukaan.
Hasilnya, Sesar Lembang dibagi menjadi tiga segmen utama yang masing-masing memiliki karakter berbeda dan sama-sama berpotensi memicu gempa kuat.
Titik Rawan Sesar Lembang:
1. Segmen Barat
Wilayah ini memiliki struktur patahan yang relatif tegak di permukaan, namun pada kedalaman lebih dalam patahan cenderung miring ke arah selatan.
2. Segmen Tengah
Segmen ini juga memiliki pola patahan tegak, namun dengan karakter geologi berbeda dibanding bagian barat.
3. Segmen Timur
Bagian timur disebut paling kompleks. Peneliti menemukan kemungkinan dua pola kemiringan patahan, yakni miring ke utara di dekat permukaan lalu berubah menjadi lebih tegak di kedalaman tertentu.
Para ahli menilai ancaman Sesar Lembang tidak hanya berasal dari guncangan gempa utama. Bahaya lain seperti longsor, retakan tanah, hingga pergeseran permukaan dinilai bisa memperparah dampak bencana.
Kondisi geologinya bahkan disebut memiliki kemiripan dengan kawasan Sesar Cugenang yang memicu gempa mematikan di Cianjur pada 2022.
Daerah sekitar Sesar Lembang diketahui tersusun dari material rombakan gunung api muda yang rapuh dan mudah mengalami pergerakan tanah saat diguncang gempa kuat.
Situasi diperparah oleh banyaknya bangunan yang belum tahan gempa serta minimnya kesiapan mitigasi di kawasan padat penduduk Bandung Raya.
Badan Geologi pun meminta pemerintah daerah dan masyarakat tidak lagi menganggap ancaman Sesar Lembang sebagai isu biasa. Edukasi kebencanaan, penguatan konstruksi bangunan, hingga kesiapan jalur evakuasi dinilai menjadi langkah mendesak sebelum bencana besar benar-benar terjadi. (Irawan/Mun)
-
NUSANTARA06/06/2026 06:30 WIBBanjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Medan
-
POLITIK06/06/2026 09:00 WIBSjafrie: Ada Orang Dalam yang Tak Suka Indonesia Kuat
-
RIAU06/06/2026 09:30 WIBKolaborasi LAMR dan Polbeng Perkuat Pelestarian Budaya Permainan Rakyat
-
NASIONAL06/06/2026 00:00 WIBLPSK Siap Berikan Perlindungan JC dalam Kasus Korupsi BGN-Imipas
-
RAGAM05/06/2026 19:30 WIBLiterasi Keuangan Sejak Dini Penting untuk Masa Depan Anak
-
NASIONAL05/06/2026 21:00 WIBMenkum Tegaskan Pesan Prabowo, ASN Harus Jaga Integritas
-
DUNIA05/06/2026 21:30 WIBKeputusan Presiden Picu Perang Jalanan di Somalia
-
POLITIK05/06/2026 17:30 WIBAnalis Dorong Prabowo Evaluasi Kabinetnya

















