EKBIS
Kripto Bangkit Saat Fear Masih Menghantui
AKTUALITAS.ID – Pasar aset kripto kembali menunjukkan denyut positif pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Mayoritas mata uang digital berkapitalisasi besar kompak menguat dalam 24 jam terakhir, dipimpin oleh Bitcoin (BTC) yang kembali mendekati level psikologis US$65.000.
Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin diperdagangkan di level US$64.943,03, naik 1,68 persen dalam sehari dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,3 triliun. Meski demikian, secara mingguan Bitcoin masih mencatat koreksi tipis sekitar 0,28 persen, menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya hilang.
Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH). Kripto terbesar kedua di dunia itu naik 1,21 persen ke level US$1.927,22 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$232,58 miliar. Dalam sepekan, Ethereum justru mencatat kenaikan 2,44 persen.
Di kelompok aset digital utama lainnya, BNB menjadi salah satu bintang perdagangan dengan lonjakan 3,98 persen ke US$593,44, sementara XRP naik 1,50 persen, Solana (SOL) menguat 1,85 persen, dan TRON (TRX) bertambah 1,03 persen.
Perhatian pelaku pasar juga tertuju pada Cardano (ADA) yang menjadi salah satu kripto dengan performa harian terbaik di jajaran aset terbesar. ADA melonjak 5,20 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$0,1704, menandakan minat beli kembali meningkat.
Sementara itu, Hyperliquid (HYPE) menguat 3,58 persen, Chainlink (LINK) naik 2,47 persen, Monero (XMR) bertambah 2,76 persen, sedangkan Dogecoin (DOGE) menguat 1,09 persen.
Di sisi lain, kelompok stablecoin seperti USDT dan USDC tetap bergerak stabil di sekitar level US$1, sesuai karakteristiknya sebagai aset yang dirancang menjaga nilai terhadap dolar AS.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global naik 1,31 persen menjadi sekitar US$2,21 triliun, dengan volume transaksi harian mencapai US$58,25 miliar.
Namun, di balik reli harga tersebut, indikator Crypto Fear & Greed Index masih berada di angka 38 atau masuk kategori Fear (ketakutan). Kondisi ini menunjukkan sebagian pelaku pasar masih berhati-hati meski harga sejumlah aset digital mulai pulih.
Sentimen tersebut mengindikasikan bahwa penguatan pasar kripto saat ini belum sepenuhnya diiringi perubahan psikologis investor. Pergerakan harga ke depan masih berpotensi dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global, kebijakan suku bunga, serta arus masuk dana ke aset digital. (Firman/Mun)
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
RIAU30/07/2026 14:00 WIBEkspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Siap Melayani Masyarakat hingga Pulau Terluar
-
NUSANTARA30/07/2026 13:40 WIBPolisi Tetapkan Anggota DPRD Medan Tersangka Pengeroyokan
-
NASIONAL30/07/2026 15:00 WIBPrabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
NUSANTARA30/07/2026 14:30 WIBPakar Hukum: Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim dalam Perkara Lahan Transmigrasi Kukar
-
POLITIK30/07/2026 16:30 WIBKepuasan Publik Turun, Mardani Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong

















