Connect with us

DUNIA

Trump Klaim Penghancuran Iran Masih Bersambung

Aktualitas.id -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memanaskan tensi geopolitik global setelah memberi sinyal bahwa operasi militer terhadap Iran belum benar-benar berakhir. Dalam pernyataan terbarunya, Trump bahkan menulis kata “bersambung” saat menyinggung penghancuran militer Iran.

Pernyataan itu langsung memicu spekulasi baru soal kemungkinan eskalasi lanjutan di Timur Tengah di tengah rapuhnya gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Melalui platform Truth Social saat berada di Beijing, China, Trump membanggakan berbagai capaian pemerintahannya, mulai dari ekonomi hingga operasi militer luar negeri.

“Penghancuran militer Iran (bersambung!),” tulis Trump dalam unggahannya.

Kalimat singkat tersebut langsung dibaca sebagai sinyal keras bahwa Washington masih membuka kemungkinan operasi lanjutan terhadap Iran meski kedua negara sebelumnya telah mengumumkan gencatan senjata.

Ketegangan AS-Iran sendiri terus membara sejak serangan besar yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026. Konflik itu kemudian memicu blokade pelabuhan Iran oleh AS serta pengetatan aturan transit kapal di Selat Hormuz oleh Teheran.

Situasi semakin sensitif karena Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Gangguan di kawasan tersebut berpotensi mengguncang harga minyak global dan rantai pasok internasional.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya telah memperingatkan agar tidak ada lagi serangan terhadap negaranya. Tehran menilai tekanan militer tidak akan memaksa Iran menyerah.

Di tengah memanasnya konflik, Trump juga menggelar pembicaraan intensif dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Kedua pemimpin membahas isu perdagangan, Taiwan, hingga perang Iran dan stabilitas Selat Hormuz.

Trump mengklaim dirinya dan Xi memiliki pandangan serupa terkait pentingnya membuka jalur pelayaran Hormuz dan mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

“Kami membahas begitu banyak hal lain kemarin dan kami sepertinya sudah saling sepakat,” kata Trump.

Menurut Trump, Xi bahkan disebut menawarkan bantuan untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka dan berjanji tidak akan memasok peralatan militer ke Iran.

Meski begitu, pemerintah China belum memberikan pernyataan rinci terkait klaim tersebut. Beijing hanya menegaskan pentingnya menjaga jalur pelayaran internasional tetap aman demi kepentingan komunitas global.

Pernyataan terbaru Trump kini memperkuat kekhawatiran bahwa konflik Iran belum benar-benar mereda dan masih berpotensi memasuki babak baru yang lebih berbahaya bagi stabilitas Timur Tengah maupun ekonomi dunia. (Mun)

TRENDING