RAGAM
Wajah Bengkak Bisa Jadi Tanda Orang Mengalami Stres
AKTUALITAS.ID – Stres dalam jumlah sedang belum tentu berbahaya, bahkan itu dapat membantu memotivasi, mempertajam konsentrasi, meningkatkan kinerja, dan memungkinkan untuk merespons secara efektif dalam situasi yang menantang.
Kondisi wajah kerap menjadi salah satu cerminan yang terjadi dalam tubuh, seperti saat tampak bengkak, sembap, terasa berat bisa menjadi tanda stres.
Kondisi wajah bengkak mungkin bisa terjadi karena menangis, kurang tidur, atau konsumsi makanan asin, namun juga bisa menunjukkan kondisi kesehatan mental.
Direktur neurologi di Fortis Noida Dr Jyoti Bala Sharma menyampaikan bahwa wajah bengkak terkadang dapat menunjukkan manajemen stres yang tidak memadai, di mana stres mulai memengaruhi tubuh secara serius.
Namun, masalahnya dimulai ketika stres menjadi terus-menerus dan luar biasa. Seiring waktu, stres kronis dapat mulai memengaruhi kesejahteraan fisik dan emosional, terkadang bahkan mengubah tampilan wajah melalui bengkak, kelelahan, dan pembengkakan yang terlihat.
Stres bukan hanya bersifat emosional, tetapi juga biologis. Dokter Sharma mengatakan saat stres, tubuh melepaskan hormon yang mempersiapkan untuk respons ‘melawan atau melarikan diri’.
“Detak jantung dan pernapasan meningkat, otot menegang, dan tubuh menjadi lebih waspada. Meski berguna dalam keadaan darurat, aktivasi respons ini secara berulang atau berkepanjangan dapat menjadi berbahaya,” kata dia.
Dr Sharma menyampaikan stres itu sendiri bukanlah penyakit. Namun, ketika dikelola dengan buruk, hal itu dapat memperburuk kondisi medis yang ada dan meningkatkan risiko mengembangkan masalah kesehatan baru.
Stres, lanjut dia, terdapat dua jenis, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek ini terjadi sebelum situasi yang intens seperti ujian, presentasi, wawancara, atau peristiwa besar dalam hidup, di mana kondisi ini membantu tetap waspada, fokus, dan produktif.
Sementara, pada stres jangka panjang atau kronis dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, dan hal itu dapat berdampak negatif pada tubuh dari waktu ke waktu.
“Jenis stres ini sering berkembang karena tekanan kerja yang konstan, tekanan keuangan, masalah hubungan, penyakit, dan trauma emosional,” imbuh dia.
Dokter Sharma mengatakan bahwa stres kronis dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosional dalam berbagai cara.
Secara fisik, stres kronis dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan otot, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, masalah pencernaan, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi.
Dalam jangka panjang, stres yang terus-menerus bahkan dapat meningkatkan risiko kondisi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan kontrol gula darah. Selain masalah fisik, stres juga dapat memperburuk kesehatan mental.
“Stres dapat memicu masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, mudah marah, emosi yang tidak stabil, dan rendah diri,” ujar dia.
Lebih lanjut, Dokter Sharma membagikan rekomendasi yang bisa dilakukan guna membantu mengurangi stres, seperti membatasi konsumsi kafein serta hindari alkohol dan merokok, tidur yang cukup dan teratur, praktikkan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi.
Rutin berolahraga termasuk aktivitas ringan seperti berjalan kaki pun dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan, kelola waktu dengan bijak bangun pola pikir positif, luangkan waktu istirahat, habiskan waktu bersama teman dan keluarga, cari bantuan profesional jika stres mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
(Yan Kusuma/goeh)
-
PAPUA TENGAH14/05/2026 16:00 WIBTimika Jadi Tuan Rumah Perdana Miss Bintang Indonesia Papua Tengah & Maluku
-
JABODETABEK14/05/2026 20:00 WIBDiduga Usai Lecehkan Siswi SD, Warga Geruduk Rumah Tukang Rujak
-
RAGAM14/05/2026 19:30 WIBDiundang NASA, Siswa Kelas 5 SD Asal Temanggung Mendunia
-
NASIONAL14/05/2026 17:30 WIBJaksa: Ada Skema Kejahatan Kerah Putih Dalam Kasus Nadiem Makarim
-
DUNIA14/05/2026 12:00 WIBPentagon Akui Ongkos Perang Iran Bengkak Gila-gilaan
-
DUNIA14/05/2026 15:00 WIBIran Masih Punya 70 Persen Rudal Tempur
-
POLITIK14/05/2026 10:00 WIBPSI Ingatkan Ade Jangan Campuri Urusan Internal
-
DUNIA14/05/2026 19:00 WIBPengiriman Senjata AS, Melalui Selat Hormuz Dilarang Iran

















