Connect with us

RAGAM

Ilmuwan Ungkap Benua Afrika Sedang Pecah

Aktualitas.id -

Ilustrasi benua Afrika pecah, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Benua Afrika ternyata sedang berada di ambang perubahan raksasa. Para ilmuwan mengungkap retakan besar di Afrika Timur kini bergerak lebih cepat dari perkiraan dan perlahan akan melahirkan samudra baru yang membelah Afrika menjadi dua benua terpisah.

Fenomena geologi besar sedang berlangsung di Afrika Timur. Para ilmuwan menemukan bahwa pergeseran lempeng bumi di kawasan Great Rift Valley atau Lembah Celah Besar Afrika kini berkembang lebih cepat dibanding prediksi sebelumnya.

Peristiwa ini diyakini akan memicu lahirnya samudra baru yang memisahkan sebagian wilayah timur Afrika dari daratan utama benua tersebut.

Wilayah retakan raksasa itu membentang dari Laut Merah melewati Etiopia, Kenya, hingga Mozambik. Kawasan ini menjadi titik pertemuan tiga lempeng besar bumi, yakni Lempeng Afrika, Lempeng Arab, dan Lempeng Somalia.

Selama jutaan tahun, ketiga lempeng tersebut terus bergerak saling menjauh dan menciptakan celah besar di kerak bumi.

Sebelumnya, ilmuwan memperkirakan pemisahan total benua Afrika baru akan terjadi dalam puluhan juta tahun ke depan. Namun data terbaru menunjukkan proses retakan dan pergeseran lempeng ternyata berlangsung lebih dinamis.

Akibatnya, pembentukan samudra baru diperkirakan bisa terjadi lebih cepat dari model perhitungan awal.

Saat retakan makin melebar, air dari Laut Merah dan Samudra Hindia nantinya diprediksi akan masuk mengisi cekungan besar yang terbentuk.

Kondisi itu perlahan akan menciptakan samudra baru yang memisahkan wilayah Somalia, sebagian Etiopia, Kenya, dan kawasan Afrika Timur lainnya dari daratan utama Afrika.

Fenomena ini disebut para ilmuwan sebagai salah satu perubahan bentang alam terbesar yang sedang terjadi di bumi saat ini.

Selain mengubah bentuk benua, proses tersebut juga diyakini akan berdampak besar terhadap garis pantai, jalur pelayaran dunia, pola iklim, hingga ekosistem kawasan Afrika di masa depan.

Meski demikian, para ahli menegaskan proses pemisahan benua ini tetap berlangsung sangat lama dan tidak akan terjadi secara mendadak dalam kehidupan manusia saat ini.

Namun temuan tersebut menjadi bukti kuat bahwa bumi terus bergerak dan berubah membentuk wajah planet yang baru dari waktu ke waktu. (Kusuma/Mun)

TRENDING