NUSANTARA
BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal dan Panjang
AKTUALITAS.ID – Gelombang panas mulai terasa di berbagai wilayah Indonesia sepanjang April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini akan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang dari biasanya.
Berdasarkan data resmi BMKG, sebanyak 7 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim kemarau sejak Maret 2026. Sementara itu, sebagian besar wilayah lainnya diperkirakan mulai mengalami musim kering pada periode April hingga Juni 2026.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan sejumlah daerah yang lebih dulu memasuki kemarau, di antaranya sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga kawasan Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua Barat.
“Distribusi awal musim kemarau sudah mulai terjadi di beberapa wilayah Indonesia, dan akan terus meluas dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Faisal dalam keterangan resminya.
BMKG juga mencatat kondisi kemarau tahun ini tidak sepenuhnya normal. Sebanyak 400 ZOM atau sekitar 57,2 persen wilayah diprediksi mengalami kemarau lebih panjang dari biasanya. Bahkan, 410 ZOM atau 58,7 persen wilayah diperkirakan mengalami kemarau lebih awal.
Sementara itu, hanya sekitar 20,3 persen wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau dengan durasi normal.
Kondisi ini sejalan dengan peningkatan suhu maksimum harian di sejumlah daerah. Data BMKG menunjukkan suhu tertinggi mencapai 36,8 derajat Celsius terjadi di Medan, disusul Aceh Utara 36,6 derajat Celsius, serta wilayah Banten yang menembus angka 36,2 derajat Celsius.
Sejumlah wilayah lain seperti Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Kalimantan, hingga Papua Barat juga mencatat suhu di atas 34 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.
Fenomena suhu tinggi ini menjadi indikasi awal meningkatnya intensitas musim kemarau di Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mulai mengantisipasi dampak musim kemarau, seperti kekeringan, krisis air bersih, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kesehatan di tengah suhu panas ekstrem dengan meningkatkan konsumsi air dan menghindari aktivitas berlebihan di bawah paparan sinar matahari langsung.
Dengan tren suhu yang terus meningkat dan durasi kemarau yang diprediksi lebih panjang, tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu periode musim kering paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. (Firman/Mun)
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
EKBIS07/08/2026 09:30 WIBIHSG Kembali Hijau
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?

















