Connect with us

EKBIS

Rupiah Menguat Jelang Sidang Tahunan MPR

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Momen krusial penyampaian Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto disambut sinyal positif dari pasar keuangan. Mata uang Garuda sukses membantai Dolar Amerika Serikat (AS) hingga memaksa uang Paman Sam bertekuk lutut di kisaran level Rp17.800 pada perdagangan Jumat (14/8/2026) pagi.

Mengutip data pasar uang jam 09.15 WIB, rupiah terapresiasi kuat 0,14% atau melonjak 40 poin melompati posisi pembukaan menuju Rp17.835 per Dolar AS. Sementara menurut data Bloomberg, mata uang Negeri Paman Sam terkapar melemah 0,18% ke posisi Rp17.844.

Keperkasaan rupiah pagi ini terakselerasi berkat ‘angin segar’ dari melemahnya Indeks Dolar AS (DXY) ke posisi 99,887. Data inflasi produsen AS yang kembali mendingin sukses membendung syahwat bank sentral AS (The Fed) untuk menaikkan suku bunga pada September mendatang.

BACA JUGA  Rupiah Kembali Melemah Penutupan Jumat di Rp16.819 per Dolar AS

“Rupiah memperoleh ruang gerak yang sangat luas akibat tekanan inflasi internal AS yang membuat spekulasi kenaikan suku bunga The Fed makin meredup,” tulis analisis pasar uang.

Penguatan mata uang Indonesia ini terjadi berselang beberapa jam sebelum rangkaian agenda sakral di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan. Selain menyimak Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 RI, mata para pelaku pasar keuangan global saat ini tertuju penuh pada pembacaan Nota Keuangan dan RUU APBN 2027 oleh Presiden Prabowo.

Investor dan trader kawakan kini tengah menahan napas menantikan kepastian asumsi makro pemerintah – mulai dari patokan nilai tukar rupiah, target pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, hingga rasio defisit anggaran negara yang bakal dipatok untuk tahun depan. (Firman/Mun)

BACA JUGA  Rupiah Awali Hari dengan Penguatan, Perkasa di Rp 16.309 per Dolar AS

TRENDING