EKBIS
Senin Kelam! Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.341
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali melemah pada perdagangan Senin, (4/5/2026). Pelemahan ini melanjutkan tren tekanan yang sudah terjadi sejak akhir pekan lalu.
Berdasarkan data pasar uang, rupiah dibuka di level Rp17.337 per dolar AS, relatif stagnan dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Namun, tekanan mulai terlihat di pasar spot.
Mengacu data Bloomberg pada pukul 09.10 WIB, rupiah tercatat melemah 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp17.341 per dolar AS. Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di kisaran Rp17.345 per USD pada waktu yang sama.
Senada, data Refinitiv mencatat rupiah dibuka di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,09% ke level Rp17.320 per dolar AS. Pelemahan ini melanjutkan penurunan sebelumnya yang mencapai 0,17% ke posisi Rp17.305 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah tidak lepas dari penguatan indeks dolar AS (DXY). Hingga pukul 09.00 WIB, DXY tercatat naik 0,04% ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya posisi greenback terhadap mata uang global.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang cenderung bervariasi. Ringgit Malaysia menjadi yang paling perkasa dengan kenaikan 0,3%, diikuti yuan China yang naik 0,16% dan peso Filipina 0,1%.
Sebaliknya, tekanan juga terjadi pada sejumlah mata uang lain. Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam sebesar 0,39%, disusul won Korea Selatan yang turun 0,11% dan dolar Singapura melemah 0,02%. Yen Jepang juga terpantau turun tipis 0,019%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari dinamika global yang masih dipengaruhi penguatan dolar AS.
Pelaku pasar kini menanti sentimen lanjutan, baik dari arah kebijakan moneter global maupun pergerakan ekonomi domestik, yang berpotensi menentukan arah rupiah dalam beberapa hari ke depan. (Firman/Mun)
-
EKBIS03/05/2026 11:30 WIBEmas Antam Bertahan Rp 2,796 Juta per Gram
-
PAPUA TENGAH03/05/2026 20:00 WIBDanrem 173/Praja Vira Braja Tinjau Kesiapan Wilayah Teritorial di Makodim 1714/PJ
-
DUNIA03/05/2026 22:00 WIB3.500 Tentara NATO Ikuti Latihan di Polandia
-
NASIONAL03/05/2026 14:00 WIBEnam Poros Kekuatan Siap Bentrok di Muktamar NU
-
EKBIS03/05/2026 20:30 WIBPenyesuaian HET Minyakita Tak Terkait Implementasi B50
-
PAPUA TENGAH03/05/2026 16:00 WIBPolisi Buru Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
-
DUNIA03/05/2026 19:00 WIBSukses Berlayara ke Indonesia “Supertanker” Iran Lolos Blokade AS
-
NUSANTARA03/05/2026 18:30 WIBSelidiki KA Tabrak Mobil di Grobogan, Polda Jateng Terjunkan Tim TAA

















