DUNIA
Iran: Pentagon Tak Pernah Komitmen
AKTUALITAS.ID – Negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali berakhir buntu. Situasi ini membuat AS bersama sekutu dekatnya, Israel, disebut siap melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Pejabat senior militer Iran, Mohammad Jafar Asadi, memperkirakan pertempuran besar bisa terjadi dalam waktu dekat. “Konflik baru antara Iran dan Amerika Serikat kemungkinan terjadi,” ujarnya, dikutip AFP, Sabtu (2/5/2026).
Kepala kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, menegaskan Teheran tidak pernah menghindari negosiasi, namun menolak syarat perdamaian yang dianggap sebagai pemaksaan.
Dari pihak Israel, Menteri Luar Negeri Israel Katz menyatakan pemerintah siap mempertimbangkan perang demi mencapai tujuan strategis. Ia menambahkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump berkoordinasi erat untuk memastikan Iran tidak menjadi ancaman.
Komentar ini muncul setelah Trump menyatakan tidak puas dengan proposal terbaru Iran. Gedung Putih enggan merinci isi proposal, namun utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, sempat mengajukan perubahan terkait program nuklir Iran.
Negosiasi damai sebelumnya sempat digelar di Islamabad, Pakistan, pada April 2026, namun berakhir tanpa kesepakatan. AS menuntut Iran menghentikan program nuklir dan menyerahkan uranium yang diperkaya, tetapi Teheran menolak mentah-mentah.
Dengan kondisi ini, potensi konflik besar di Timur Tengah kembali menguat, memicu kekhawatiran global akan dampak perang terhadap stabilitas regional dan ekonomi dunia. (Mun)
-
NASIONAL20/06/2026 11:00 WIBAliansi FIB UI Daffa Ulhaq Tak Wakili Kampus
-
NUSANTARA20/06/2026 11:30 WIBPolres Bengkalis Tangkap 2 Pencuri Motor RSUD
-
JABODETABEK20/06/2026 06:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Siap Layani Warga Hari Sabtu
-
POLITIK20/06/2026 10:00 WIBSahroni Minta PDIP Tak Lagi Bermain Abu-Abu
-
JABODETABEK20/06/2026 05:30 WIBBMKG: Langit Jakarta Cerah dari Pagi hingga Sore
-
RAGAM20/06/2026 12:30 WIBBitcoin atau Ethereum Siapa Jatuh Lebih Dulu
-
NUSANTARA20/06/2026 08:30 WIBWaspada! 4 Wilayah Sulteng Masuk Zona Rawan Likuefaksi
-
POLITIK20/06/2026 07:00 WIBGolkar Pertanyakan Konsistensi Politik PDIP

















