DUNIA
Iran Usir Sejumlah Atase Militer Eropa
AKTUALITAS.ID – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menginstruksikan supaya Komisi Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri Nasional di Parlemen Iran untuk menindaklanjuti pengusiran atase militer Eropa dari Iran.
Hal tersebut disampaikan dalam sesi terbuka Parlemen Iran pada Ahad dalam rangka merespons penetapan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa (EU) awal pekan ini.
Dalam sidang tersebut, anggota parlemen sekaligus ulama dari Teheran, Alireza Salimi, menyerukan supaya atase militer yang ditempatkan di kedutaan besar negara-negara Eropa di Teheran diusir.
Ia berkata bahwa atase militer Eropa adalah “teroris” karena angkatan bersenjata negara mereka masing-masing juga sudah ditetapkan sebagai entitas teroris.
Karena itu, menurut UU Aksi Strategis yang disahkan Parlemen Iran, kata dia, atase militer negara-negara Eropa pun harus diusir segera dari Iran.
“Mereka semua kini adalah teroris, dan mengizinkan mereka untuk tetap di negara ini adalah pelanggaran hukum,” kata Salimi, sembari menyerukan Kementerian Luar Negeri Iran untuk menindaklanjuti hal ini.
Merespons pernyataan Salimi, Ghalibaf pun menginstruksikan Komisi Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri di Parlemen Iran untuk mengambil langkah tindak lanjut serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Iran.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000

















