Connect with us

JABODETABEK

Update Banjir Jakarta Jumat: 6 Ruas Jalan Terendam dan 90 RT Tergenang

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 90 Rukun Tetangga (RT) dan enam ruas jalan di wilayah ibu kota tergenang banjir pada Jumat pagi (20/2/2026). Banjir dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 90 RT dan 6 ruas jalan tergenang,” ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangan tertulisnya.

Jakarta Selatan Jadi Wilayah Terdampak Terparah
Dari total area yang terendam, wilayah Jakarta Selatan mencatat titik banjir terbanyak dengan 83 RT terdampak. Ketinggian air di wilayah ini bervariasi, bahkan mencapai puncaknya hingga 100 sentimeter (1 meter) di beberapa lokasi.

Beberapa titik pengungsian dan genangan tertinggi di Jakarta Selatan meliputi:

Petukangan Utara: 10 RT (Ketinggian 100 cm) akibat luapan Kali Uangan.

Pondok Pinang: 6 RT (Ketinggian 100 cm) akibat luapan Kali Pesanggrahan.

Cilandak Timur: 3 RT (Ketinggian 50–100 cm) akibat luapan Kali Krukut.

Petogogan: 39 RT (Ketinggian 55–80 cm) akibat luapan Kali Krukut dan PHB Nipam.

Sementara itu, di Jakarta Barat tercatat sebanyak 7 RT tergenang, di antaranya Kelurahan Rawa Buaya dengan ketinggian air mencapai 70 cm akibat luapan Kali Angke.

Daftar 6 Ruas Jalan yang Tergenang
Selain permukiman warga, akses transportasi di beberapa wilayah juga terhambat. Berikut daftar ruas jalan yang terendam banjir Jumat pagi:

Jl. Gaya Motor Raya, Jakarta Utara (30 cm)

Jl. Strategi Raya, Jakarta Barat (30 cm)

Jl. Basoka Raya, Jakarta Barat (40 cm)

Jl. Srengseng Raya, Jakarta Barat (20 cm)

Jl. Ciledug Raya (Depan Shell), Jakarta Selatan (30 cm)

Jl. Pondok Karya, Jakarta Selatan (60 cm)

    Respon Cepat dan Imbauan BPBD
    Guna mengatasi genangan, BPBD DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air di titik-titik krusial.

    “Personel sudah dikerahkan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal. Kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat,” tambah Yohan.

    BPBD mengimbau warga yang tinggal di bantaran kali dan wilayah rawan banjir untuk tetap waspada. Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan call center Jakarta Siaga 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam. (Kusuma/Mun)

    TRENDING