Berita
Dalam 3 Bulan, OLX Prediksi Pasar Mobil Bekas Akan Membaik
Pasar mobil bekas berangsur pulih dan diprediksi akan membaik dalam tiga bulan ke depan setelah mengalami penurunan karena pandemi COVID-19, demikian menurut data platform penjualan mobil bekas OLX. Direktur Marketing OLX Indonesia Ichmeralda Rachman mengatakan bahwa berdasarkan hasil riset mereka yang terangkum dalam whitepaper bertajuk ‘Pasar Mobil Bekas Indonesia di Era New Normal’ yang baru […]
Pasar mobil bekas berangsur pulih dan diprediksi akan membaik dalam tiga bulan ke depan setelah mengalami penurunan karena pandemi COVID-19, demikian menurut data platform penjualan mobil bekas OLX.
Direktur Marketing OLX Indonesia Ichmeralda Rachman mengatakan bahwa berdasarkan hasil riset mereka yang terangkum dalam whitepaper bertajuk ‘Pasar Mobil Bekas Indonesia di Era New Normal’ yang baru saja diluncurkan, pihak OLX optimistis pasar mobil bekas akan membaik dalam tiga bulan ke depan.
“Hasil riset kami menunjukkan bahwa sebagian besar permintaan penjualan mobil sebenarnya tidak hilang, melainkan tertunda,” papar Ichmeralda, dalam siaran persnya.
Menurut data OLX Indonesia, rata-rata jumlah pencari mobil di platform OLX sempat menurun pada pemberlakuan PSBB, April lalu. Namun, pada Juni, penjualan mobil bekas berangsur normal, yakni di kisaran 80 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa total pencari mobil bekas pada Juni 2020 naik sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan April 2020 saat PSBB diterapkan.
Sementara itu, dari sisi penawaran mobil bekas di platform OLX.co.id, jumlah listing di bulan Juni 2020 juga mengalami peningkatan sekitar 35 persen dibandingkan Mei 2020.
Optimisme pulihnya pasar mobil bekas juga diungkapkan berulang kali oleh OLX Autos sebuah platform layanan jual mobil online yang merupakan bagian dari OLX Group,
“Apalagi preferensi konsumen cenderung memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum, hal ini agar lebih mudah menjaga kebersihan dan kesehatan diri dengan lebih cermat. Pelanggan juga cenderung memilih mobil bekas dikarenakan realokasi dana untuk kepentingan lain di era new normal ini,” ujar Ichmeralda.
Melihat animo masyarakat yang berangsur membaik terhadap pasar mobil bekas sekaligus menyemarakkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, OLX Autos pun menggelar Program Auto Cashback 1,7 Juta.
“Program Auto Cashback 1,7 Juta ini berlaku khusus untuk konsumen yang menjual mobilnya dalam periode 6-20 Agustus 2020 melalui home inspection dan inspection center OLX Autos yang tersebar di tujuh kota yakni Jabodetabek, Bandung, Medan, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali,” jelas Ichmeralda.
Dia menambahkan, program tersebut langsung diberikan untuk setiap penjualan mobil di OLX Autos dalam periode tersebut dengan minimal transaksi Rp100 juta.
Selain itu, seluruh konsumen yang pernah menjual mobilnya lewat OLX Autos juga berkesempatan mendapatkan auto cashback Rp1,7 juta dengan cara memberikan testimoni dan unggahan di akun Facebook dan/atau Instagram masing-masing, serta berikan tagar #auto17an. Lima orang pemenang akan dipilih setiap minggunya berdasarkan isi testimonial yang paling menarik.
“Kami harap kegiatan ini semakin menggelorakan minat konsumen di pasar mobil bekas dan semakin mendorong pemulihan pasar mobil bekas ke arah yang semakin baik,” tutup Ichmeralda.
-
OASE26/02/2026 05:00 WIBSurah At-Takasur: Peringatan Keras atas Persaingan Harta dan Nikmat Dunia
-
RIAU26/02/2026 21:00 WIBMomen Istimewa, Kapolda Riau Berikan Kado Bibit Pohon kepada Pasangan Pengantin
-
RIAU26/02/2026 19:17 WIBAnak Gajah Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun ke Lokasi
-
PAPUA TENGAH26/02/2026 16:41 WIBTragis, Pencari Kepiting Diterkam Buaya di Sungai Agimuga
-
JABODETABEK26/02/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jabodetabek 26 Februari 2026 Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
NASIONAL26/02/2026 06:00 WIBKPK Tetap Koordinasi untuk Waktu Pemeriksaan Budi Karya
-
DUNIA26/02/2026 12:00 WIBAS Tambah Kekuatan Militer di Tengah Ancaman ke Iran
-
POLITIK26/02/2026 07:00 WIBPDI Perjuangan: Dana MBG Rp 223,5 Triliun Diambil dari Anggaran Pendidikan

















