DUNIA
Iran Umumkan Jalur Minyak Global Kembali Normal
AKTUALITAS.ID – Iran resmi membuka kembali Selat Hormuz untuk kapal komersial selama periode gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Kebijakan ini langsung meredakan kekhawatiran global terkait pasokan energi dan stabilitas harga minyak dunia.
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa jalur strategis Selat Hormuz kini kembali dapat dilalui kapal komersial.
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata,” ujar Araghchi melalui platform X, Jumat (17/4/2026).
Meski demikian, Iran menegaskan bahwa kapal yang melintas wajib mengikuti rute terkoordinasi yang telah ditetapkan oleh otoritas maritim setempat.
Pembukaan Selat Hormuz ini terjadi setelah Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari, yang mulai berlaku pada Kamis pukul 17.00 waktu setempat.
Sebelumnya, Iran menutup jalur vital tersebut sebagai respons atas meningkatnya tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari. Penutupan ini sempat memicu kekhawatiran global akan terganggunya distribusi minyak dunia, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.
Ketegangan semakin meningkat setelah Amerika Serikat memblokade kapal-kapal Iran, menyusul gagalnya perundingan damai yang berlangsung di Islamabad, Pakistan. Dalam negosiasi tersebut, AS mendesak Iran menghentikan program nuklirnya, namun Teheran menolak.
Selain itu, Iran juga menyoroti serangan Israel ke wilayah Lebanon yang menjadi salah satu pemicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pembukaan kembali Selat Hormuz disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang melihat langkah ini sebagai sinyal meredanya ketegangan di kawasan.
Langkah Iran membuka kembali Selat Hormuz dinilai sebagai perkembangan penting dalam dinamika geopolitik global. Meski bersifat sementara, kebijakan ini memberi harapan akan stabilitas pasokan energi dunia di tengah konflik yang belum sepenuhnya berakhir. (Mun)
-
NASIONAL30/10/2026 04:09 WIBDari Kwitang, SDI Himpun Tokoh Penting Demi Indonesia Emas
-
EKBIS30/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas Hingga Sentuh Level 4.979
-
NUSANTARA29/10/2026 22:00 WIBBNPB: Kalbar 391 Ha, Kalsel 35 Ha Masih Terbakar
-
POLITIK30/10/2026 10:00 WIBPKB Minta Pansel KPU-Bawaslu Tunggu RUU Pemilu Rampung
-
RIAU30/10/2026 03:30 WIBLolos Paripurna, Nasib Uang Rakyat Bengkalis 2027 Kini di Tangan Banggar
-
RIAU30/10/2026 04:30 WIBSapu Bersih Narkoba, Petinggi Polres Bengkalis Jalani Tes Urine Mendadak
-
NUSANTARA30/10/2026 13:30 WIBBMKG Pastikan Musim Hujan 2026 Mundur & Durasinya Disunat
-
EKBIS30/10/2026 10:00 WIBGeopolitik Global Memanas, Pertamina Perkuat Pasokan Minyak Mentah dan BBM
















