DUNIA
Gawat! Iran Bidik Kabel Internet Bawah Laut
AKTUALITAS.ID – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman yang mengejutkan dunia. Di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan tekanan blokade yang semakin ketat, Teheran disebut mengancam akan menargetkan kabel internet bawah laut yang melintasi Selat Hormuz.
Ancaman tersebut langsung memicu kekhawatiran luas mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis dunia, tidak hanya bagi distribusi energi global tetapi juga bagi infrastruktur telekomunikasi internasional. Gangguan pada kabel bawah laut berpotensi memengaruhi lalu lintas data dan komunikasi lintas negara.
Situasi keamanan yang memburuk juga membuat sejumlah Kedutaan Besar AS di kawasan Timur Tengah mengeluarkan peringatan khusus bagi warganya. Kedutaan AS di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, dan Israel meminta warga Amerika meningkatkan kewaspadaan menghadapi perkembangan situasi yang dinilai sangat dinamis dan kompleks.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu malam, pihak kedutaan memperingatkan kemungkinan terjadinya pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga AS diminta terus memantau kondisi terbaru dari maskapai dan otoritas setempat.
Tidak hanya itu, warga Amerika yang berada maupun akan bepergian ke kawasan Timur Tengah juga disarankan menyiapkan rencana perjalanan alternatif sebagai antisipasi jika kondisi keamanan memburuk secara mendadak.
Peringatan tersebut turut menyoroti aktivitas kelompok Houthi yang didukung Iran. Kelompok tersebut disebut terlibat dalam berbagai aksi permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan ke bandara sipil dan infrastruktur strategis yang mengakibatkan korban sipil serta terganggunya aktivitas transportasi.
Otoritas diplomatik AS menegaskan bahwa konflik yang berlangsung saat ini berpotensi meluas dengan cepat ke wilayah lain di kawasan. Kekhawatiran itu semakin meningkat seiring ancaman terhadap infrastruktur vital yang dapat berdampak jauh melampaui medan konflik.
Dengan suhu geopolitik yang terus memanas, dunia kini menanti apakah ancaman tersebut hanya menjadi bagian dari perang psikologis atau berkembang menjadi langkah nyata yang dapat mengguncang stabilitas komunikasi dan ekonomi global.
“Permusuhan ini berpotensi meningkat dengan cepat di luar wilayah terdekat tersebut,” demikian peringatan yang disampaikan oleh kedutaan-kedutaan AS. (Mun)
-
POLITIK21/10/2026 14:00 WIBWaka Komisi II DPR Dorong Penguatan DKPP
-
DUNIA21/10/2026 00:00 WIBAncaman Terbaru Houthi Guncang Arab Saudi
-
POLITIK21/10/2026 06:00 WIBKetua DKPP Dorong Penguatan Kelembagaan dalam Revisi UU Pemilu
-
JABODETABEK21/10/2026 14:30 WIBRatusan Warga Tangsel Terserang Muntaber
-
DUNIA21/10/2026 00:00 WIBNetanyahu Naik Pitam Usai Israel Dituding Curi Tanah Palestina
-
JABODETABEK21/10/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Rabu
-
NUSANTARA20/10/2026 23:00 WIBGunung Sumbing Terbakar, Semua Jalur Pendakian Langsung Digembok
-
NASIONAL21/10/2026 12:00 WIB
Netanyahu: Israel Siap Serang Iran Sendiri Tanpa AS

















