Connect with us

DUNIA

Geger! Warga AS Diam-Diam Bantu Korea Utara

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Dua warga Amerika Serikat (AS) ditangkap dan dijatuhi hukuman setelah terbukti membantu operasi ilegal Korea Utara, termasuk penyamaran pekerja IT hingga pencucian uang lintas negara.

Kasus ini mengungkap skema canggih yang memungkinkan pekerja IT asal Korea Utara menyamar sebagai warga negara AS dan bekerja di sejumlah perusahaan tanpa terdeteksi.

Asisten Jaksa Agung Keamanan Nasional, John A. Eisenberg, menyebut praktik tersebut sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional Amerika Serikat.

“Penipuan ini menempatkan pekerja IT Korea Utara dalam sistem perusahaan AS tanpa disadari, sehingga berpotensi membahayakan keamanan nasional,” ujarnya.

Dalam penyelidikan, para pelaku diketahui mencuri identitas lebih dari 80 warga AS untuk digunakan melamar pekerjaan di lebih dari 100 perusahaan, termasuk perusahaan besar dalam daftar Fortune 500.

Aksi tersebut menyebabkan kerugian signifikan bagi perusahaan, dengan total biaya mencapai lebih dari US$3 juta atau sekitar Rp51,5 miliar, mencakup biaya hukum dan pemulihan sistem.

Dua terdakwa, yakni Kejian Wang dan Zhenxing Wang, dijatuhi hukuman masing-masing 9 tahun penjara dan 7 tahun 8 bulan, serta masa percobaan selama tiga tahun.

Selain itu, keduanya diwajibkan mengembalikan dana sebesar US$600 ribu (sekitar Rp10,3 miliar) yang telah disalurkan ke Korea Utara.

Departemen Kehakiman AS mengungkapkan, Kejian Wang memulai aksinya setelah bertemu dengan kontak dari Korea Utara saat berada di China, tepatnya di wilayah Shenyang dan Dandong.

Dalam operasinya, Kejian bertindak sebagai manajer yang mengoordinasikan sejumlah fasilitator, termasuk Zhenxing Wang. Mereka juga mendirikan perusahaan fiktif seperti Hopana Tech LLC, Tony WKJ LLC, dan Independent Lab LLC sebagai kedok.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi perusahaan global terhadap ancaman kejahatan siber lintas negara, sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi dimanfaatkan dalam operasi penyamaran dan infiltrasi yang semakin kompleks. (Mun)

Continue Reading

TRENDING