DUNIA
Bukan Karena Perang, Kapal Induk Kebanggaan Amerika Mendadak Terbakar
AKTUALITAS.ID – Sebuah insiden mengejutkan melanda militer Amerika Serikat (AS). Kapal induk kebanggaan mereka, USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69), dilaporkan mengalami kebakaran. Menariknya, insiden ini terjadi bukan di medan perang, melainkan saat kapal raksasa tersebut tengah bersandar untuk menjalani perawatan rutin.
Kebakaran kecil ini terjadi di Galangan Kapal Angkatan Laut Norfolk, Portsmouth, Virginia, pada Selasa waktu setempat. Akibat insiden tersebut, tiga orang pelaut Angkatan Laut AS dilaporkan menjadi korban dan mengalami cedera.
Juru bicara Angkatan Laut AS mengonfirmasi insiden tersebut. Beruntung, sistem tanggap darurat yang dilatih secara intensif membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu singkat berkat kesigapan awak kapal yang berkolaborasi dengan personel galangan.
“Respons cepat tersebut menjadi faktor utama yang mencegah insiden berkembang menjadi kebakaran besar,” ungkap laporan resmi Angkatan Laut AS seperti dikutip dari Foxnews.
Ketiga pelaut yang terluka langsung mendapat penanganan dari tim medis kapal. Mengingat luka yang diderita hanya cedera ringan, ketiganya kini dilaporkan telah kembali bertugas penuh.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api masih menjadi misteri. Pihak Angkatan Laut tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan yang dapat mengancam keselamatan personel maupun operasional kapal bernilai fantastis tersebut.
Sebagai informasi, USS Dwight D. Eisenhower saat ini telah berada di galangan kapal selama lebih dari setahun. Kapal induk kelas Nimitz ini sebelumnya baru saja menyelesaikan penugasan berat selama sembilan bulan di kawasan Laut Merah pada 2023.
Selama penugasan di Timur Tengah itu, USS Eisenhower menjadi garda terdepan AS dalam operasi pertahanan menghalau ancaman drone dan rudal presisi tinggi yang diluncurkan oleh kelompok Houthi.
Pengalaman di Laut Merah menjadi salah satu dasar penting mengapa kapal ini kini menjalani perawatan terjadwal, yang mencakup pembaruan sistem propulsi, modernisasi sistem tempur, hingga peningkatan kenyamanan awak.
Bagi militer AS, kapal induk dengan panjang lebih dari 300 meter ini bukan sekadar pangkalan udara terapung, melainkan simbol dominasi maritim global. Oleh karena itu, gangguan sekecil apa pun akan dievaluasi secara ketat.
Pihak Angkatan Laut belum dapat memastikan apakah insiden kebakaran ini akan menunda jadwal penyelesaian perawatan kapal. Investigasi yang sedang berjalan akan menentukan apakah diperlukan perpanjangan waktu pemeliharaan sebelum kapal ini kembali diterjunkan ke kawasan strategis. (Mun)
-
EKBIS07/09/2026 09:45 WIBIHSG Sempat Naik, Lalu Terjun ke Zona Merah
-
NASIONAL07/09/2026 06:00 WIBAnak Krakatau Erupsi, Menhub Beri Perintah Tegas ke Operator Kapal Merak
-
JABODETABEK07/09/2026 05:30 WIBJakarta Diguyur Cuaca Cerah Menyengat Awal Pekan
-
NASIONAL07/09/2026 10:00 WIBMenteri Jumhur Instruksikan Daerah Amankan Air Bersih dari Abu Vulkanik
-
NASIONAL07/09/2026 09:00 WIBPVMBG: Penurunan Seismik Bukan Tanda Anak Krakatau Mereda
-
NASIONAL07/09/2026 11:00 WIBWaka MPR: Warga Harus Terlindungi dari Dampak Abu Krakatau
-
JABODETABEK07/09/2026 09:15 WIBHari Ini 12 Perjalanan KRL Bogor Tak Beroperasi
-
NUSANTARA07/09/2026 07:30 WIBBahaya Hujan Abu Krakatau, Seluruh Siswa di Serang Terpaksa Belajar dari Rumah

















