Berita
Akibat Infeksi Misterius, Belasan Orang di Tanzania Meninggal
Sedikitnya lima belas orang meninggal dan lebih dari 50 lainnya dirawat di rumah sakit di Tanzania selatan karena infeksi tak dikenal. Mereka mengalami mual dan muntah darah. Kepala Medis di distrik Chunya, kota Mbeya, Felista Kisandu mengatakan tim ahli medis telah dikerahkan untuk memeriksa pasien secara klinis dan menyelidiki penyebab penyakit. “Masalah ini belum meluas, […]
Sedikitnya lima belas orang meninggal dan lebih dari 50 lainnya dirawat di rumah sakit di Tanzania selatan karena infeksi tak dikenal.
Mereka mengalami mual dan muntah darah.
Kepala Medis di distrik Chunya, kota Mbeya, Felista Kisandu mengatakan tim ahli medis telah dikerahkan untuk memeriksa pasien secara klinis dan menyelidiki penyebab penyakit.
“Masalah ini belum meluas, hanya terjadi di satu bangsal administrasi Ifumbo, di sana orang muntah darah dan meninggal saat terlambat ke rumah sakit,” katanya, Minggu (7/2) seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Penyebab penyakit belum teridentifikasi, tetapi Kementerian Kesehatan Tanzania mengesampingkan kejadian itu sebagai wabah.
Menurut Kisandu, pemeriksaan klinis awal mengungkapkan pasien yang sebagian besar pria mengalami sakit maag dan penyakit hati.
“Kami menyarankan mereka untuk menghindari minuman ilegal, merokok dan minuman keras lainnya,” kata dia.
Kisandu mengatakan berbagai sampel air dan darah pasien telah dikirim ke kepala ahli kimia pemerintah untuk diverifikasi guna memastikan apakah ada jejak kontaminasi merkuri.
Lihat juga: 11 Orang Tanpa Riwayat Bepergian Kena Corona Afsel di Inggris
Menurut catatan di Kantor Medis Mbeya, penyakit serupa pernah melanda wilayah itu pada 2018. Ketika itu sejumlah orang menderita demam tinggi, sakit perut, dan muntah darah.
Menteri Kesehatan Tanzania Doroth Gwajima telah mengerahkan tim ahli untuk meneliti situasi dan menginstruksikan mereka membuat laporan tertulis guna menetapkan penyebab penyakit sebagai tindakan lebih lanjut.
Menkes juga meminta masyarakat untuk tetap tenang sementara para pejabat menindaklanjuti apa yang telah terjadi.
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RAGAM18/10/2026 17:00 WIBBMKG Ingatkan Pesisir Jakarta hingga Bali Terancam Rob
-
POLITIK18/10/2026 11:00 WIBMTI Minta Parpol Gunakan Rekam Jejak untuk Menyeleksi Pemimpin
-
NASIONAL18/10/2026 10:00 WIBKapolri Minta MUI Kaji Larangan Vape
-
DUNIA18/10/2026 12:00 WIBNama Mohammad Jadi Bahan Lawakan Trump

















