Berita
Ini 3 Tuntutan Buruh kepada Pemerintah
AKTUALITAS.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap tiga tuntutan kaum buruh kepada pemerintah di peringatan hari buruh yang jatuh hari ini, Rabu 1 Mei 2019. Tiga tuntutan tersebut, yakni: 1. Revisi PP 78 soal pengupahan yang menjadi polemik panjang segera direvisi dengan membentuk team bersama yang terdiri dari […]
AKTUALITAS.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap tiga tuntutan kaum buruh kepada pemerintah di peringatan hari buruh yang jatuh hari ini, Rabu 1 Mei 2019.
Tiga tuntutan tersebut, yakni:
1. Revisi PP 78 soal pengupahan yang menjadi polemik panjang segera direvisi dengan membentuk team bersama yang terdiri dari pimpinan buruh, pengusaha dan pemerintah untuk mencari formula terbaik revisi PP 78 yang dapat diterima buruh, pengusaha dan pemerintah
2. Mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk menginstruksikan Kapolri untuk Desk Pidana Perburuhan di Kepolisian untuk penyelesaian masalah masalah pelanggaran hukum ketenagakerjaan yang dialami Buruh dan tepat 1 Mei Desk Pidana Perburuhan akan diresmikan di Polda Metro Jaya dan akan dibentuk di Polda Polda lainnya.
3. Mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk mengeluarkan peraturan yang mewajibkan kawasan Industri menyiapkan tempat penitipan anak untuk buruh wanita di tempat kerjanya. [Donny]
-
FOTO18/02/2026 23:57 WIBFOTO: AHY Hadiri Perayaan Imlek 2026 Partai Demokrat
-
OASE19/02/2026 05:00 WIBAsal-usul Salat Tarawih dan Alasan Rasulullah Tak Selalu Berjamaah
-
FOTO19/02/2026 13:54 WIBFOTO: KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Aman Selama Bulan Ramadan 2026
-
DUNIA19/02/2026 12:00 WIBHamas Ultimatum Israel: Jangan Gunakan BoP Trump untuk Lanjutkan Agresi di Gaza
-
OTOTEK19/02/2026 17:30 WIBPenghargaan Edmunds Top Rated Car 2026 Diraih Honda Civic Hybrid
-
OLAHRAGA18/02/2026 23:30 WIBPeserta dan Jadwal BCL Asia-East 2026, Resmi Diumumkan
-
NASIONAL19/02/2026 11:00 WIBSoal Jet Pribadi OSO, KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi
-
NUSANTARA19/02/2026 16:30 WIBPasar Ramadhan Palangkaraya Dimaraikan 488 Lapak Pedagang

















