Berita
Fahri Hamzah Dukung Pembangunan Istana Kepresidenan di Papua
Fahri mengatakan, usulan membangun istana presiden sudah dilontarkannya sejak lama, bahkan dirinya lebih setuju jika ibu kota dipindahkan ke Papua.
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun istana kepresidenan di Papua, mencerminkan visi revolusi mental dan poros maritim.
“Papua sangat penting sekali ada kehadiran fisik. Jadi dengan dibukanya istana di Papua, itu kehadiran simbolik yang baik dan bagus sekali,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan, usulan membangun istana presiden itu sudah dilontarkannya sejak lama, bahkan dirinya lebih setuju apabila ibu kota dipindahkan ke Papua
Fahri menilai Indonesia harus memulai tradisi Asia-Pasifik, maritim itu basisnya Pasifik dan salah satu wilayah paling besar di Pasifik itu adalah Papua.
“Artinya pulau paling besar di Pasifik ini Papua selain Australia,” ujarnya.
Dia menilai selain mendirikan istana kepresidenan di Papua, pemerintah harus menghidupkan kembali bandara di Biak dan melakukan pemekaran di wilayah Papua.B
Fahri mengatakan, wilayah Papua terlalu besar sehingga perlu dilakukan pemekaran agar pengelolaan masyarakat lebih intensif sehingga paling tidak ada enam provinsi dan beberapa kabupaten/kota dihidupkan kembali.
“Kita jangan bicara jumlah penduduk ya, tapi kita bicara jumlah dan luas teritorinya. Kita sebagai bangsa wajib menjadikan pulau itu yang makmur dan pulau yang sejahtera,” katanya. [ Antara ]
-
DUNIA05/11/2026 08:00 WIBDemokrat Sapu Bersih Kongres AS
-
JABODETABEK05/11/2026 07:15 WIBKasus Dugaan Pemerasan Pengusaha, JPU Siapkan Tuntutan Berlapis
-
NASIONAL05/11/2026 07:00 WIBTega Sadap Kepala Negara, Listyo Sigit Dicurigai Main Mata dengan Kelompok Tertentu
-
JABODETABEK05/11/2026 08:30 WIBPolisi Gerebek Sarang Narkoba di Tanah Abang
-
NUSANTARA05/11/2026 08:30 WIBPolisi: Tersangka Belajar Pembunuhan dari AI
-
POLITIK05/11/2026 09:00 WIBDasco Bantah Isu Jadi Pengganti Gibran
-
POLITIK05/11/2026 11:00 WIBAHY: Publik Berhak Tahu Siapa Dalang Penyadap Presiden
-
NASIONAL05/11/2026 10:00 WIBTNI: Pengerahan Prajurit Hal yang Biasa