Berita
Facebook Berencana Suntik Jutaan Dollar Dalam Bisnis Berita
Facebook juga akan membayar beberapa media yang kerja dengannya,
AKTUALITAS.ID – Facebook telah mengumumkan fitur baru pada aplikasinya, Facebook News. Sejalan dengan hal tersebut, perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut pun membentuk kerja sama dengan perusahaan media.
“Ini pertama kalinya kami membentuk hubungan jangka panjang yang stabil, kemitraan, dengan banyak penerbit,” kata CEO Facebook, CEO Mark Zuckerberg seperti dilansir dari laman NBC News, Minggu (27/10).
Zuckerberg bahkan mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk menyuntikan dana hingga jutaan dolar ke dalam bisnis berita. Facebook juga akan membayar beberapa media yang kerja dengannya, di antaranya Buzzfeed, Business Insider, NBC News, The Wall Street Journal, dan The New York Times.
Zuckerberg mengatakan bahwa inisiatif baru ini akan menampilkan berita utama terpilih dari gerai-gerai dengan paywalls bersama dengan berita gratis. Facebook News, katanya, telah dikembangkan selama beberapa tahun.
Zuckerberg mengatakan nantinya akan lebih banyak kemitraan berita global dan tautan lokal. Ia juga mengakan bahwa Facebook tengah mengerjakan “Today In” yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi lokal dari kelompok masyarakat hingga departemen kepolisian untuk memfasilitasi pertukaran informasi.
Facebook tidak akan hanya mengandalkan algoritma untuk menyajikan berita yang dipersonalisasi. Facebook juga memiliki panel kurator untuk memutuskan apa yang relevan.
-
POLITIK23/04/2026 06:00 WIBSahroni Tegaskan Masa Jabatan Ketum Parpol Bukan Urusan KPK
-
OLAHRAGA22/04/2026 19:00 WIBJanice Tjen Gandeng Aldila Sutjiadi di Sektor Ganda, Madrid Open 2026
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 00:01 WIBMenembus Ombak demi Wajah Baru Keakwa
-
PAPUA TENGAH22/04/2026 19:30 WIBMimika Menjemput Bola, Menambal Celah Digital
-
OTOTEK22/04/2026 21:00 WIBIoniq 3 Untuk Pasar Eropa Mulai Diperkenalkan Hyundai
-
POLITIK22/04/2026 21:30 WIBRUU Pemilu Ditargetkan Rampung 2,5 Tahun Pemerintahan Prabowo
-
POLITIK23/04/2026 07:00 WIBGolkar Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen di RUU Pemilu!
-
DUNIA22/04/2026 23:30 WIBTerkait Selat Hormuz, Uni Eropa Perluas Sanksi Terhadap Iran

















