Berita
Gempa di Bali secara Beruntun
Meski pusat gempa berada 66 kilometer barat laut Kota Denpasar
AKTUALITAS.ID – Pulau Bali diguncang gempa secara beruntun pada Kamis petang, (14/11). Gempa pertama terjadi pada pukul 18.09 WITA dan yang kedua pukul 18.21 WITA.
Gempa pertama berkekuatan 4,4 magnitudo dan berpusat di 8.16 Linta Selatan, 114.88 Bujur Timur atau 23 kilometer baratdaya Buleleng dengan kedalaman 11 kilometer. Gempa kedua lebih besar, yakni 5,1 magnitudo, berpusat 8.16 Lintang Selatan dan 114.90 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa berikutnya berkisar dengan kekuatan 3 Magnitudo terus mengguncang Buleleng sebanyak tiga kali tepatnya pada pukul 18.31 WITA dengan pusat gempa 8.18 Lintang Selatan dan 114.88 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Berikutnya gempa kembali mengguncang dengan kekuatan 3.0 magnitudo pada pukul 18.35 WITA berlokasi di 8.21 Lintang Selatan 114.94 Bujur Timur dengan kedalaman 25 kilometer. Selanjutnya gempa kembali mengguncang pukul 18.39 WITA berlokasi 8.18 Lintang Selatan dan 114,88 Bujur Timur dengan kedalaman 11 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa-gempa itu tidak menimbulkan tsunami.
Meski pusat gempa berada 66 kilometer barat laut Kota Denpasar, getarannya dirasakan cukup kuat di ibu kota Bali itu. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah. Pintu, kaca dan bangunan bergetar cukup keras dan dirasakan beberapa lama. Belum ada laporan kerusakan akibat peristiwa ini.
-
FOTO18/04/2026 19:07 WIBFOTO: Klarifikasi JK Terkait Ceramahnya di UGM
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
EKBIS19/04/2026 11:30 WIBMinggu Ini Emas Antam Bertahan di Level Tertinggi Rp2,884 Juta
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
JABODETABEK19/04/2026 10:30 WIBJakarta Siaga Hujan Lebat Hingga 21 April
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana

















